LINGKARIN.COM – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendorong pertumbuhan ekonomi di kalangan Nahdliyin yang ada di daerah-daerah termasuk di Trenggalek untuk meningkatkan daya saing di era digital saat ini.
Pesan dan harapan itu disampaikan Zulhas saat menghadiri istigosah kubro di kantor PCNU Trenggalek dalam rangkaian peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Trenggalek, Senin.
“Kemarin saya membuka Seminar Himpunan Pengusaha Nahdliyin, maka saya bilang ayo satu abad NU ini kita jadikan bangkitnya ekonomi nahdliyin.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gempa Bumi Magnitudo 7,8 di Turki, KBRI Ankara Nyatakan 3 Orang WNI Alami Luka Berat
BUMNU di Kabupaten Jember akan Jadi Model Percontohan bagi BUMNU se-Indonesia
“Ini upaya bersama agar bapak-bapak an ibu-ibu lebih produktif an memiliki daya saing,” kata Mendag Zulhas saat memberi pidato sambutan.
Menurut dia, salah satu fondasi kekuatan ekonomi daerah bertumpu pada pengembangan produk-produk lokal.
Dengan manajemen pemasaran yang baik dan didukung kemajuan teknologi digital, produk lokal pun diyakini bisa merambah pasar global.
Akselerasi Digitalisasi Penting untuk penguatan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah
NU dan Muhammadiyah Menjadi Jalan Tengah untuk Integrasi Keumatan dan Kebangsaan
Namun hal ini juga harus didukung kualitas yang baik demi meningkatkan daya saing di pasaran lokal, nasional maupun internasional.
Untuk mewujudkan itu perlu kolaborasi yang apik dan dukungan semua pihak. Misalnya, membantu mempertemukan produk skala kecil di tingkat atasnya.
“Jangan nanti ada ritel modern disini mengambil barangnya dari Jakarta. Harus mengambil dari NU yang ada di Trenggalek.
Bank Indonesia Sebut Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Perlu Ditingkatkan
Turki dan Suriah Dilanda Gempa Bumi 7,8M, PP Muhammadiyah Siap Kirim Tenaga Medis
Kadang-kadang modal tidak ada kita temukan minta bisa memanggil BRI bisa memanggil perbankan modal ada KUR namanya,” imbuhnya.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, Zulhas meyakini akan mendorong peradaban yang lebih hebat dan maju.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi itu salah satunya adalah membantu skala-skala produk kecil yang berpotensi untuk didorong pertumbuhannya.
Jaringan Situs Berita Fokus Siber Media Network Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2023
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh pada 23 Maret 2023
“Jadi kita umat ini penting bersatu. Kala kita kuat dan kokoh nantinya menang, umat ini kuat kita bisa konversi menjadi kekuatan ekonomi,” katanya.
Menurutnya produk-produk lokal sudah banyak yang bisa meraih pangsa pasar mancanegara.
Dia mencontohkan singkong ketela jika dikelola dengan baik, di antaranya seperti kemasan yang menarik bisa memiliki nilai lebih.
Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Bisa Jadi Penyebab Konflik Sosial Nasional dari Desa
Bicara Soal Mantan Narapida yang Maju di Pemilu 2024, Perludem: Bertentangan dengan UUD
Secara global, pihaknya juga mendidik bagi yang ingin ekspor dengan memanggil lembaga ekspor supaya lebih terampil dan usahanya berkembang.***














