Komitmen Pemberantasan Terorisme Taliban Semakin Meragukan

- Pewarta

Rabu, 15 Maret 2023 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Terlepas dari perbedaan mencolok dengan Amerika Serikat dalam banyak masalah, Rusia, China, dan Iran tampaknya memiliki kekhawatiran yang sama dengan Washington tentang ancaman terorisme yang muncul dari Afghanistan. Negara-negara itu meminta rezim de facto Taliban untuk memenuhi janjinya terkait pemberantasan terorisme.

Kelompok teroris yang diduga berbasis di Afghanistan telah merencanakan dan melakukan serangan terhadap Pakistan, Tajikistan, dan Uzbekistan, menurut pejabat AS. Lebih dari 20 kelompok bersenjata mengklaim hadir di negara yang terkurung oleh daratan itu.

Yang menjadi perhatian khusus adalah kehadiran aktif Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) di Afghanistan, sebuah kelompok pemberontak yang mengklaim beberapa serangan teroris yang terjadi di Pakistan dalam beberapa bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekan lalu, para diplomat senior dari Rusia, China, Iran, Pakistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan berkumpul di Tashkent untuk membahas situasi di Afghanistan.

“Para peserta, menunjukkan bahwa semua kelompok teroris yang berbasis di Afghanistan terus menjadi ancaman serius bagi keamanan regional dan global. Mereka mendesak otoritas de facto Afghanistan saat ini agar mengambil langkah-langkah yang lebih efektif untuk melenyapkan kelompok-kelompok teroris di negara itu,” bunyi sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Uzbekistan.

Ketika merundingkan penarikan militer AS dari Afghanistan pada 2019-2020, Taliban berkomitmen untuk mengambil tindakan cepat, di wilayah yang berada di bawah kendali mereka, terhadap kelompok-kelompok dan individu-individu yang mengancam keamanan negara mana pun. Taliban, ketika itu sebagai kelompok pemberontak, tidak memiliki kendali atas provinsi atau kota di Afghanistan.

Para ahli mengatakan, di saat menjalankan pemerintahan di negara dengan perbatasan yang rapuh dengan enam negara tetangga, dan tidak memiliki tentara yang mapan serta berada di bawah sanksi internasional, Taliban tampaknya tidak dapat memenuhi harapan regional maupun AS terkait janji kontraterorismenya.

“Taliban memang berjanji untuk menghentikan para militan untuk menggunakan wilayah Afghanistan untuk menebara ancaman ke negara manapun, dan saat ini dengan jelas mereka tidak memenuhi janjinya tersebut: semua orang dapat melihatnya bahwa anggota TTP kini berlindung di Afghanistan dan terus menyerang Pakistan,” ujar Graeme Smith, ahli dari International Crisis Group (ICG), kepada LINGKARIN.COM. [lt/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB