Ada Kenaikan Harga Namun Tak Signifikan, Stok 12 komoditas Strategis di Makassar Aman

- Pewarta

Selasa, 27 Desember 2022 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memantau stok 12 komoditas bahan pokok untuk memastikan ketersediaan stok saat perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Pasar Tradisional Terong, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Untuk Sulsel dan hampir di seluruh provinsi, saya mendapatkan laporan rata-rata ketersediaan cukup untuk 12 komoditi ini,” kata Mentan, di Makasar, Ahad.

Dari hasil monitoring tim kementerian, untuk stok 12 komoditas strategis aman, bahkan harganya juga turun, meskipun ada pula yang naik namun tidak signifikan.

Natal 2012 dan Tahun Baru 2023, Kementerian Pertanian Pastikan Stok Beras Aman

Akibat Penjajahan ‘Gaya Baru’ Rakyat Tak Lagi Punya Kemampuan untuk Mandiri Pangan

“Dari catatan yang ada di beberapa tempat (provinsi lain) juga mengalami penurunan (harga bahan pokok). Selain (stok) cukup, harga juga turun,” kata Mentan Syahrul.

Komoditas yang turun harga antara lain beras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan ayam potong.

Sedangkan yang turun, seperti ayam kampung dan minyak goreng curah. Harga beras turun dari Rp11 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram.

Akibat Penjajahan ‘Gaya Baru’ Rakyat Tak Lagi Punya Kemampuan untuk Mandiri Pangan

Menko Polhukan Mahfud MD Tegaskan Asing Tak Boleh Memiliki Pulau di Indonesia

Mentan menginstruksikan kepada jajaran di 34 provinsi di tingkat kabupaten/kota agar turun ke lapangan mengecek ketersediaan bahan pangan di pasar sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), serta mengajak semua pihak bersinergi menjaga stok dan harga pangan pada libur panjang akhir tahun, maupun menyambut Ramadan dan Idul Fitri serta Idul Adha tahun depan.

“Alhamdulillah, kelihatannya kita sangat siap, tapi jangan terlalu pede (percaya diri), karena sekarang cuaca sangat ekstrim dan pertanian itu erat kaitannya dengan cuaca.”

“Makanya, untuk tahun 2023 kita harus lebih bekerja keras,” ujarnya.

Menko Polhukan Mahfud MD Tegaskan Asing Tak Boleh Memiliki Pulau di Indonesia

Tanggapan untuk Luhut Binsar Pandjaitan Soal OTT Tidak Bagus, Jelek Buat Negeri

Sanna, pedagang Pasar Tradisional Terong, mengatakan untuk beberapa komoditas pangan seperti cabai dari semula Rp41 ribu turun Rp35 ribu per kilogram, bawang merah dari Rp40 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram, dan bawang putih turun Rp25 per kilogram.

Penurunan harga tersebut karena pasokan berlimpah.

Pedagang ayam potong Muhammad Jabir menuturkan untuk harga ayam ras ada penurunan, dari Rp55 ribu menjadi Rp50 ribu per ekor.

Tanggapan untuk Luhut Binsar Pandjaitan Soal OTT Tidak Bagus, Jelek Buat Negeri

Proyek yang Dipaksakan Sejak Awal Kini Makan Korban, Batalkan Saja Kereta Api Cepat

Sedangkan Nurbaya, pedagang ritel minyak curah, menyebut ada kenaikan dari Rp13 ribu per liter menjadi Rp14 ribuan per liter.

Kenaikan itu dipicu keterbatasan pasokan yang terlambat.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.

Proyek yang Dipaksakan Sejak Awal Kini Makan Korban, Batalkan Saja Kereta Api Cepat

Sebanyak 7 Orang Pekerja Perusahaan Migas PetroChina Jabung Terbakar di Jambi

Berita Terkait

Dalam Hal Jumlah Investor Aset Kripto, Indonesia Disebut Tempati Peringkat Negara Ketujuh Terbanyak
Badan Pangan Nasional Berelakukan Fleksibilitas Perum Bulog Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg
Capres Prabowo Subianto Ungkap Harapannya, Indonesia Mampu Ekspor Pangan dalam 4 Tahun ke Depan
Calon Presiden Prabowo Subianto Optimistis , Transisi Pemerintahan Jokowi ke Pemerintahan Baru Mulus
CSA Index Maret 2024: Pelaku Pasar Optimis Hadapi Tantangan Risiko Geopolitik
KSEI Pimpin Pembahasan Produk dan Rencana Kerja Bersama dengan PROPAMI
10 Media Rp3 Juta Saja, Jasasiaranpers.com Publikasikan Press Release Berita Khusus Ekonomi dan Bisnis
Dibandingkan Negara Tetangga Maupun Negara Industri, Indonesia Dapat Lalui 2023 dengan Lebih Baik
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 4 April 2024 - 10:39 WIB

Dalam Hal Jumlah Investor Aset Kripto, Indonesia Disebut Tempati Peringkat Negara Ketujuh Terbanyak

Rabu, 3 April 2024 - 10:20 WIB

Badan Pangan Nasional Berelakukan Fleksibilitas Perum Bulog Beli Gabah Petani Rp6.000 per Kg

Rabu, 6 Maret 2024 - 13:37 WIB

Capres Prabowo Subianto Ungkap Harapannya, Indonesia Mampu Ekspor Pangan dalam 4 Tahun ke Depan

Rabu, 6 Maret 2024 - 07:19 WIB

Calon Presiden Prabowo Subianto Optimistis , Transisi Pemerintahan Jokowi ke Pemerintahan Baru Mulus

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:04 WIB

CSA Index Maret 2024: Pelaku Pasar Optimis Hadapi Tantangan Risiko Geopolitik

Selasa, 23 Januari 2024 - 17:31 WIB

KSEI Pimpin Pembahasan Produk dan Rencana Kerja Bersama dengan PROPAMI

Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:34 WIB

10 Media Rp3 Juta Saja, Jasasiaranpers.com Publikasikan Press Release Berita Khusus Ekonomi dan Bisnis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 09:36 WIB

Dibandingkan Negara Tetangga Maupun Negara Industri, Indonesia Dapat Lalui 2023 dengan Lebih Baik

Berita Terbaru