AL AS, Inggris Tanggapi Permintaan Bantuan Sewaktu Garda Revolusi Iran ‘Ganggu’ Kapal

- Pewarta

Senin, 5 Juni 2023 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Angkatan Laut AS pada Senin (5/6) mengatakan para pelautnya dan juga pelaut Angkatan Laut Kerajaan Inggris datang membantu sebuah kapal dagang di Selat Hormuz setelah Garda Revolusi Iran “mengganggunya.”

Tiga kapal penyerang cepat Garda Revolusi dengan tentara bersenjata di dalamnya mendekati sebuah kapal dagang dalam jarak dekat pada Minggu sore, kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan. Angkatan Laut AS mengeluarkan foto hitam-putih yang disebutnya berasal dari pesawat Boeing P-8 Poseidon Angkatan Laut AS di atasnya, yang memperlihatkan tiga kapal kecil di dekat kapal dagang tersebut.

Kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS USS McFaul dan kapal fregat Angkatan Laut Inggris HMS Lancaster menanggapi insiden itu, dengan Lancaster menerbangkan sebuah helikopter.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Situasi mereda sekitar satu jam kemudian sewaktu kapal dagang itu mengukuhkan bahwa kapal serang cepat meninggalkan lokasi kejadian,” kata Angkatan Laut AS. “Kapal dagang itu melanjutkan pelayaran di Selat Hormuz tanpa insiden lebih jauh.”

Selat Hormuz, muara Teluk Persia yang sempit, dilalui kapal yang mengangkut 20 persen minyak dunia.

Meskipun Angkatan Laut AS tidak mengidentifikasi kapal yang terlibat, data pelacak kapal dari MarineTraffic.com yang dianalisis kantor berita Associated Press menunjukkan kapal pengangkut minyak curah Venture yang berbendera Kepulauan Marshall mengubah arah secara tak menentu sewaktu melewati selat itu ketika insiden terjadi. Lokasinya juga sesuai dengan informasi mengenai insiden yang diberikan oleh United Kingdom Maritim Trade Operations, sebuah operasi militer Inggris yang mengawasi lalu lintas di kawasan tersebut. Kapal itu juga mirip dengan foto-foto yang dirilis oleh Angkatan Laut AS.

Pengelola terdaftar kapal itu, Trust Bulkers di Athena, Yunani, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Media pemerintah Iran dan Garda Revolusi tidak segera mengakui insiden tersebut. Misi Iran untuk PBB tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Insiden terbaru ini terjadi setelah serangkaian insiden maritim yang melibatkan Iran, setelah AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Teheran dengan negara-negara berpengaruh dunia pada tahun 2018. [uh/ab]

 

 
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru