AS Bantah Kesepakatan Sementara tentang Program Nuklir Iran

- Pewarta

Kamis, 15 Juni 2023 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Amerika, Rabu (14/6), mengatakan bahwa laporan kesepakatan nuklir sementara dengan Iran adalah “bohong dan menyesatkan.”

Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan kepada wartawan bahwa Amerika tetap berkomitmen untuk memastikan Iran tidak memperoleh senjata nuklir dan telah memantau kegiatan pengayaan uraniumnya.

Sejak Amerika keluar dari perjanjian internasional 2015 yang membatasi program nuklir Iran dengan imbalan keringanan sanksi, Iran telah meningkatkan uranium yang diperkaya ke tingkat yang lebih tinggi dan meningkatkan stok uranium yang diperkaya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iran telah mengatakan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil dan membantah mengupayakan senjata nuklir.

“Kami tidak naif tentang ambisi dan kegiatan Iran, tetapi kami selalu percaya bahwa diplomasi adalah jalan terbaik untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir,” kata Miller. “Tetapi untuk Amerika, semua opsi tersedia.”

Pembicaraan tidak langsung untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 gagal tahun lalu. Kini, kata Amerika, isu tersebut bukan prioritas. [ka/ab]

 
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru