AS Dukung Pengadilan Khusus atas ‘Agresi’ Rusia terhadap Ukaina

- Pewarta

Rabu, 29 Maret 2023 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Amerika Serikat pada hari Selasa (28/3) memberikan dukungan bagi pengadilan internasional khusus untuk mengadili Rusia atas “agresinya” terhadap Ukraina, membangun momentum untuk mengadili kejahatan tersebut untuk pertama kalinya sejak setelah Perang Dunia II.

Uni Eropa telah mengadvokasi diselenggarakannya pengadilan khusus, yang dapat mengajukan tuntutan-tuntutan baru terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan akan menjadi masalah hukum baru yang dihadapinya setelah Mahkamah Pidana Internasional menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Putin atas tuduhan kejahatan perang.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada Selasa (28/3) bahwa AS akan bekerja sama dengan sekutu-sekutunya untuk menyelenggarakan sebuah “pengadilan khusus atas tindak kejahatan agresi” terkait invasi Rusia ke negara tetangganya sejak Februari 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami membayangkan pengadilan tersebut akan mendapatkan dukungan internasional yang besar – khususnya dari mitra-mitra kami di Eropa – dan idealnya berlokasi di negara lain di Eropa.”

Beth Van Schaack, duta besar AS untuk peradilan pidana global, mengatakan bahwa AS menginginkan pengadilan tersebut memiliki personel dan sumber daya internasional.

“Kami percaya pengadilan internasional yang berakar pada sistem peradilan Ukraina – namun juga mencakup elemen internasional – akan menjadi jalur yang paling jelas untuk membentuk sebuah pengadilan baru dan memaksimalkan peluang kami untuk mendapatkan pertanggungjawaban yang bermakna,” ungkapnya dalam sebuah pidato di Catholic University of America hari Senin (27/3).

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Ukraina dan negara-negara cinta damai di seluruh dunia untuk mendukung, menyediakan personel dan sumber daya bagi pengadilan tersebut sehingga akan tercapai pertanggungjawaban yang komprehensif atas kejahatan internasional yang sedang dilakukan di Ukraina,” ujarnya.

Itu adalah pertama kalinya Amerika Serikat – yang memiliki hubungan yang tegang dengan Mahkamah Pidana Internasional – secara terbuka mendukung penyelenggaraan pengadilan khusus tentang Ukraina.

Uni Eropa pada November lalu memunculkan gagasan tersebut, yang didukung secara resmi Januari lalu lewat pemungutan suara di Parlemen Eropa. [rd/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB