Badai Biparjoy Mendekat, Warga India dan Pakistan Jauhi Pantai

- Pewarta

Kamis, 15 Juni 2023 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Seiring mendekatnya badai Biparjoy, yang diperkirakan akan mencapai daratan pada Kamis malam (15/6), wilayah pesisir India dan Pakistan kini berada dalam keadaan siaga tinggi.

Di salah satu kamp bantuan untuk warga terlantar di Gharo, sebuah desa di Pakistan, Bayan Bibi yang berusia 80 tahun mengatakan pihak berwenang telah mengevakuasi mereka dari kota pesisir di Thatta. Namun kini mereka menghadapi masalah karena kekurangan obat.

Angin kencang dan hujan lebat tidak menyurutkan upaya petugas setempat untuk memindahkan warga di daerah-daerah yang rentan, seperti di Thatta, Keti Bandar, Sajawal dan Badin, ke daerah yang lebih aman di bagian selatan Pakistan. Daerah-daerah rentan itu juga terkena dampak banjir dahsyat tahun lalu yang membuat ribuan orang mengungsi. Bagi sebagian besar orang di daerah-daerah rentan itu, evakuasi kali ini adalah yang kedua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif pada hari Selasa (13/6) memerintahkan pihak berwenang untuk mengevakuasi semua warga di kota dan daerah pesisir yang berisiko terdampak badai.

Evakuasi serupa juga tampak dilakukan di wilayah pesisir India. Kegiatan penangkapan ikan di India telah ditangguhkan hingga 16 Juni.

Departemen Meteorologi India mengatakan topan itu membawa angin berkecepatan hingga 145 kilometer per jam, yang diproyeksikan akan mendarat di dekat Pelabuhan Jakhau di distrik Kutch, di negara bagian Gujarat, India, hari Kamis (15/6).

Penduduk yang tinggal dalam jarak lima kilometer dari pantai di Gujarat harus dievakuasi.

Sejauh ini sedikitnya empat orang tewas akibat badai itu.

Kantor berita Press Trust of India mengatakan hampir 50.000 orang telah dievakuasi dari berbagai kamp bantuan di Gujarat. [em/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru