Bencana Hidrometeorologi Singgah di Ponorogo Akibatkan Banjir, Longsor dan Jembatan Putus

- Pewarta

Kamis, 16 Februari 2023 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, disinggahi bencana hidrometeorologi dan mengakibatkan tiga jenis dampak bencana, banjir, tanah longsor dan jembatan putus, Rabu 15 Februari 2023.

Bencana alam itu dipicu cuaca ekstrem, hujan berkepanjangan yang berlangsung semalaman.

Tercatat sedikitnya 500 unit rumah warga mengalami kerusakan dan genangan air bah, yang disebabkan tanah longsor dan banjir.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir Rob Yang Terjadi Bersamaan Dengan Gempabumi Talaud M 7.1 Paksa 80 Warga Mengungsi

Polisi Beber Kondisi Terakhir Kejiwaan Tersangka Pembunuh Anak di Makassar

Sebanyak 20 jiwa dilaporkan mengungsi, lantaran tempat tinggalnya tergenang banjir dan rusak tertimpa material longsor.

Asesmen kebencanaan itu disampaikan Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Ponorogo, kepada jurnalis yang menghubunginya.

Bentrok Pendekar Silat di Madiun, Seorang Pendekar Terluka Sajam dan Rusak 2 Unit Mobil

Daftar Pers Daerah yang Tepat untuk Content Placement dan Publikasi Press Release Anda

Meski begitu, disampaikan, tidak terpantau adanya korban jiwa terkait dampak banjir itu.

“Ada sekitar 500 an rumah warga yang berdampak banjir.”

“Sebanyak 20 an jiwa mengungsi, sebagian sudah pulang. Namun tidak ada korban jiwa atau luka,” sebut Operator Pusdalops BPBD Ponorogo itu.

Sejumlah personel tim penanganan kebencanaan yang terlibat kegiatan di lapangan menyebutkan, banjir menggenangi Desa Gandukepuh dan Paju yang berada di Kecamatan Sukorejo.

Warga Demak Jawa Tengah Terdampak Banjir, BNPB Salurkan 500 Paket Bantuan

Kebakaran Lahan Terjadi di Desa Kumpai Batu Bawah, Tim Gabungan Kotawaringin Barat Padamkan Api

Air bah menjarah perumahan warga akibat meluapnya air Sungai Sekayu di lokasi itu.

“Posisi air variatif, ada yang setinggi lutut. Itu ada di Desa Gandukepuh dan Paju di Kecamatan Sukorejo,” sebut salah seorang personel SAR, Baron, yang dihubungi jurnalis.

Sementara bencana tanah longsor terjadi di dataran tinggi Desa Wagir, Kecamatan Ngebel.

Potensi Hujan dan Angin Akan Tejadi Hari Minggu Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

Soal Berita Penculikan dan Penganiayaan Pengusaha AH, Ini Keterangan Resmi Kejati Jateng

Bongkahan tebing setinggi 10 meter dengan lebar 25 meter, runtuh dan menimpa beberapa rumah warga di bawahnya.

“Korban jiwa tidak ada, Mas. Cuma ada seorang nenek penghuni rumah yang terluka di kakinya.”

“Kena batu bata efek bangunan rumahnya yang tertimpa longsor,” tutur Patkay, personel SAR setempat.

Penetapan Putra Mahkota Bisa Batal demi Hukum, baik Hukum Adat Maupun Hukum Negara

Diguyur Hujan Deras, Sebanyak 8 Kecamatan di Kabupaten Simeuleu Tergenang Banjir

Sedangkan bencana alam jembatan putus terjadi di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon.

Yang terputus akibat kuatnya deraan air sungai itu, merupakan jembatan penghubung antara desa setempat.

“Jembatan itu putus total tanpa bekas. Karena intensitas hujan tinggi yang terjadi semalam. Tidak ada korban jiwa,” jelas Indadi, Sekretaris Desa Sidoharjo, kepada jurnalis yang menghubunginya.

PVMBG: Gempa Kabupaten Karangasem Akibat Sesar Naik Busur Belakang Flores

Sungai Berkah Meluap, Pemukiman Warga Kabupaten Melawi Kalbar Terendam Banjir

Hingga saat ini semua pihak yang terlibat dalam penanggulangan bencana setempat dalam posisi siaga. Mengingat, masih adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah setempat.

Otoritas keamanan setempat menghimbau, setiap warga dimintai senantiasa meningkatkan kewaspadaannya. Lantaran bencana alam bisa terjadi setiap saat. (fin)

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Lingkarin.com, semoga bermanfaat.

Aktivitas Vulkanik Tunjukkan Peningkatan, Status Gunung Semeru Naik Level Jadi ‘Awas’

Status Tersangkanya Gugur Demi Hukum, Praperadilan Agus Hartono Dikabulkan Hakim

Berita Terkait

Kebakaran Hutan Sumatra Meningkat: Ancaman di Musim Kemarau
Cuaca Ekstrem Indonesia: Banjir, Angin Kencang, Kekeringan
Status Awas Gunung Lewotobi: Radius Bahaya Kini Capai 8 Kilometer
Akselerasi Sertifikasi Kompetensi, BNSP Fokus pada Pelayanan Prima bagi Masyarakat
Para Mursyid Thoriqoh Hadiri Istighotsah Akbar Nahdlatul Aulia
Kamaruddin Simanjuntak Sebut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Prematur, Kabur dan Tidak Cermat
Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Terhadap Muraker Lumban Gaol Dinilai Cacat Formil dan Materiil
Kamaruddin Simanjuntak Minta Majelis Hakim Batalkan Dakwaan JPU di Persidangan Muraker Lumban Gaol

Berita Terkait

Selasa, 15 Juli 2025 - 08:07 WIB

Kebakaran Hutan Sumatra Meningkat: Ancaman di Musim Kemarau

Senin, 14 Juli 2025 - 11:53 WIB

Cuaca Ekstrem Indonesia: Banjir, Angin Kencang, Kekeringan

Kamis, 19 Juni 2025 - 09:41 WIB

Status Awas Gunung Lewotobi: Radius Bahaya Kini Capai 8 Kilometer

Sabtu, 14 September 2024 - 18:53 WIB

Akselerasi Sertifikasi Kompetensi, BNSP Fokus pada Pelayanan Prima bagi Masyarakat

Senin, 25 September 2023 - 06:44 WIB

Para Mursyid Thoriqoh Hadiri Istighotsah Akbar Nahdlatul Aulia

Berita Terbaru