Bentrok dengan Indonesia saat SEA Games, Presiden Federasi Sepak Bola Thailand Mundur

- Pewarta

Minggu, 2 Juli 2023 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden federasi sepak bola Thailand mengumumkan pengunduran dirinya pada Sabtu (1/7), menyusul tekanan politik atas insiden bentrokan antara tim nasional kerajaan dan Indonesia selama laga final putra di Pesta Olahraga Asia Tenggara SEA Games.

Indonesia berhasil membekuk Thailand dengan skor 5-2 dalam perpanjangan waktu di babak final pada Mei. Turnamen tersebut cukup menarik perhatian karena wasit mengganjar empat kartu merah tim Thailand setelah pemain dan pelatih dari kedua belah pihak terlibat perkelahian.

Federasi Sepak Bola Thailand kemudian meminta maaf dan menskors dua pemain, dua ofisial, dan seorang pelatih.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah pernyataan di Facebook, presiden asosiasi sepak bola Somyot Poompanmoung mengatakan wakil perdana menteri Thailand Prawit Wongsuwon, yang mengepalai komite Olimpiade nasional negara itu, memerintahkan dia untuk mundur sebagai presiden pada pertemuan Jumat (30/6).

“Sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Thailand… saya siap mengikuti perintah Jenderal Prawit,” kata Somyot dalam pernyataannya pada Sabtu (1/7). Ia menambahkan akan memberi tahu Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan badan sepak bola internasional FIFA.

Indonesia berharap babak final tersebut dapat menjadi sarana untuk memulihkan kebanggaannya dalam dunia sepak bola menyusul terpuruknya cabang olah raga tersebut akibat insiden Kanjuruhan, dan juga dibatalkannya Jakarta menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Namun laga final SEA Games tersebut akan dikenang karena insiden adu jotos. Kericuhan itu dimulai pada menit ke-97 ketika Thailand, yang tertinggal 2-0, mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan berujung pada perpanjangan waktu.

Ofisial Thailand melakukan selebrasi dengan berlari ke bangku cadangan Indonesia, memicu huru-hara pertama, dan terjadi lebih banyak masalah saat Indonesia merebut kembali keunggulan di awal perpanjangan waktu. [ah/ft]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru