Berpidato di SCO, PM India Serang Pakistan, Tidak Sebut Perang di Ukraina

- Pewarta

Selasa, 4 Juli 2023 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Perdana Menteri India Narendra Modi, Selasa (4/7) melancarkan pukulan terselubung ke tetangga saingannya, Pakistan, dan sama sekali tidak menyebut perang di Ukraina saat berbicara kepada sekelompok negara Asia yang dipimpin oleh China dan Rusia.

Dalam pidato pembukaannya di Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), Modi mengatakan kelompok tersebut tidak perlu ragu untuk mengkritik negara-negara yang “menggunakan terorisme sebagai instrumen kebijakan negaranya.”

“Terorisme menimbulkan ancaman bagi perdamaian regional dan kita perlu melakukan perlawanan bersama,” kata Modi tanpa menyebut nama Pakistan. India sudah lama menuduh Pakistan melatih dan mempersenjatai kelompok-kelompok pemberontak, tuduhan yang dibantah oleh Islamabad.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping juga berpidato pada KTT virtual sepanjang hari itu.

Modi juga memperingatkan tantangan global terhadap pasokan makanan, bahan bakar, dan pupuk. Perdagangan di ketiga negara itu telah terganggu oleh perang selama 14 bulan Rusia di Ukraina, tetapi sebagian besar anggota SCO menghindari penyebutan perang itu secara langsung.

Putin berpartisipasi dalam KTT multilateral pertamanya sejak pemberontakan bersenjata mengguncang Rusia. SCO adalah salah satu dari sedikit kelompok internasional di mana ia menikmati hubungan hangat dengan sebagian besar anggotanya.

Bagi Putin, KTT tersebut memberikan kesempatan untuk menunjukkan bahwa ia masih memegang kendali setelah pemberontakan singkat oleh kepala kelompok tentara bayaran Wagner Yevgeny Prigozhin.

Dalam pidatonya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mencela terorisme dan membela peran negaranya dalam perang melawannya. “Sementara pengorbanan yang dilakukan oleh Pakistan dalam memerangi terorisme tidak ada artinya, momok ini terus mengganggu kawasan kami dan tetap menjadi hambatan serius untuk pemeliharaan perdamaian dan stabilitas,” kata Sharif.

Sharif juga memuji Koridor Ekonomi China-Pakistan, proyek unggulan dari Prakarsa Sabuk dan Jalan, dengan mengatakan bahwa proyek itu sangat bermanfaat bagi konektivitas, stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran di kawasan.”

SCO adalah kelompok keamanan yang didirikan oleh Rusia dan China untuk melawan aliansi Barat dari Asia Timur hingga Samudra Hindia. Kelompok tersebut mencakup empat negara Asia Tengah yaitu Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan, semua bekas republik Soviet di mana pengaruh Rusia sangat dalam.

Pakistan menjadi anggota kelompok itu pada 2017, sementara Iran akan mulai bergabung pada hari Selasa. Belarus dilaporkan juga sedang mengantre untuk menjadi anggota.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dalam sebuah pesan ke KTT itu mengatakan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tantangan dan risiko global. “Sayangnya, pada saat dunia perlu bekerja sama, perpecahan tumbuh, dan ketegangan geopolitik meningkat,” katanya.

“Perbedaan ini diperparah oleh beberapa faktor: perbedaan pendekatan terhadap krisis global; perbedaan pandangan tentang ancaman keamanan nontradisional; dan, tentu saja, konsekuensi COVID-19 dan invasi Rusia ke Ukraina,” katanya.

Acara tahun ini diselenggarakan oleh India, yang menjadi anggota pada tahun 2017. Acara ini menjadi ajang terbaru bagi Perdana Menteri Modi untuk memamerkan pengaruh global India yang kian besar. [ab/uh]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru