Biden Sebut UU Anti-Gay Uganda 'Memalukan'

- Pewarta

Selasa, 30 Mei 2023 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden AS Joe Biden mengutuk undang-undang anti-gay Uganda yang baru, menyebutnya “memalukan” dan “pelanggaran tragis hak asasi manusia universal”.

Dalam sebuah pernyataan Senin (29/5), Biden mengatakan undang-undang itu adalah “perkembangan terbaru dalam tren pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang mengkhawatirkan di Uganda.”

Ia mengatakan Amerika akan “mengevaluasi dampak undang-undang ini pada semua aspek keterlibatan AS dengan Uganda.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota komunitas LGBTQ Uganda terkejut setelah berlakunya Undang-Undang Anti-Homoseksualitas, yang ditandatangani menjadi undang-undang pada hari Senin oleh Presiden Yoweri Museveni. Mereka menyerukan pencabutan UU itu dan hari Senin mengajukan petisi ke Mahkamah Konstitusi negara itu.

Para pengecam mengatakan undang-undang tersebut, yang mengizinkan hukuman penjara seumur hidup dan dalam beberapa kasus hukuman mati, sangat kejam dan paling keras di dunia.

Undang-undang yang baru itu menetapkan hukuman hingga 20 tahun penjara karena mempromosikan homoseksualitas dan penjara seumur hidup bagi siapa pun yang terbukti homoseksual.

Undang-undang tersebut juga memberlakukan hukuman mati untuk apa yang disebutnya “homoseksual yang diperberat.” Ini termasuk berhubungan seks dengan orang-orang yang dikategorikan rentan, termasuk orang tua dan anak-anak.

Setiap orang Uganda yang tidak melaporkan kasus-kasus seperti itu bisa dikenai hukuman lima tahun penjara atau membayar denda 10 juta shilling Uganda, sekitar $2.680. [my/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru