Blinken: AS Tidak akan Cabut Kuba dari Daftar Teroris

- Pewarta

Jumat, 24 Maret 2023 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan pada Kamis (23/3) bahwa tidak ada rencana untuk menghapus Kuba dari daftar negara pendukung terorisme – sebuah langkah yang dilakukan pendahulunya beberapa hari sebelum lengser.

“Kami tidak berencana menghapusnya dari daftar itu,” kata Blinken di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri DPR AS, menjawab pertanyaan dari anggota Kongres Partai Republik.

“Jika akan dilakukan peninjauan, maka itu akan didasarkan pada hukum dan kriteria yang ada di dalam undang-undang yang dibuat Kongres,” kata Blinken. “Standarnya sangat tinggi.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Luar Negeri AS sebelumnya, Mike Pompeo dari Partai Republik, pada Januari 2021 tiba-tiba mengembalikan Kuba ke dalam daftar negara sponsor terorisme. Langkah itu sangat menghambat investasi asing, karena perusahaan-perusahaan berisiko menghadapi konsekuensi hukum di AS.

Langkah itu menutup upaya Presiden Donald Trump, yang menjabat saat itu, untuk membatalkan tawaran normalisasi hubungan yang diajukan pendahulunya, Barack Obama, dengan pulau komunis yang merupakan musuh lama AS itu.

Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez mengatakan bahwa pernyataan Blinken tidak mengejutkan.

“Menteri Blinken menegaskan hal yang sudah jelas: pemerintah AS saat ini tidak pernah berniat untuk membatalkan penggolongan #Kuba secara tidak adil sebagai negara sponsor terorisme, karena hal ini tidak sesuai dengan kebijakan kriminalnya yang mencekik ekonomi ,” cuit Rodriguez.

Presiden Joe Biden, yang merupakan wakil presiden Obama dulu, telah mempertahankan sebagian besar kebijakan Trump terkait Kuba dan mengambil langkah yang lebih jauh setelah terjadi penindasan terhadap aksi unjuk rasa yang jarang terjadi di sana.

Beberapa pengamat mengaitkan sikapnya dengan kekhawatiran akan terobosan Partai Republik di kalangan pemilih Hispanik, terutama di negara bagian pemilihan utama Florida.

Negara lain yang ada dalam daftar teroris yaitu Iran, Korea Utara dan Suriah.

Dalam keputusan yang dibuatnya, Pompeo tidak mengaitkan Kuba dengan aksi teror mana pun yang dilakukan belum lama ini, namun justru merujuk pada penolakan Havana untuk mengekstradisi beberapa pemimpin Tentara Pembebasan Nasional (ELN) Kolombia ke pemerintah sayap kanan di Bogota.

Kolombia, yang kini dipimpin oleh presiden sayap kiri pertamanya, Gustavo Petro, telah melanjutkan perundingan dengan ELN dan sepakat untuk mengakui kelompok itu sebagai sebuah organisasi politik. [rd/ka]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB