Cuaca Panas Ekstrem Tewaskan Lebih dari 100 Orang di Meksiko 

- Pewarta

Jumat, 30 Juni 2023 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lebih dari 100 orang meninggal dunia akibat cuaca panas ekstrem di Meksiko pada Juni, kata pemerintah setempat, menyusul serangkaian gelombang panas di negara Amerika Latin itu. 

Ilmuwan mengatakan bahwa pemanasan global memperparah cuaca buruk, dengan banyak negara mengalami suhu yang mencapai rekor tertinggi.  

Lebih dari 1.000 situasi darurat akibat cuaca panas dilaporkan di Meksiko antara 12 hingga 25 Juni, di mana 104 di antaranya berujung kematian, menurut data Kementerian Kesehatan setempat yang diterbitkan pada Rabu (28/6).  

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak berwenang melaporkan delapan kasus kematian antara 14 April dan 31 Mei lalu, sehingga jumlah total korban jiwa mencapai 112 orang. 

Penyebab utamanya adalah serangan panas, disusul dehidrasi, menurut Kementerian Kesehatan Meksiko. 

Wilayah Meksiko utara melaporkan paling banyak korban jiwa, dengan 64 kasus tercatat di negara bagian Nuevo Leon dan 19 kasus di Tamaulipas, yang berbatasan dengan Texas, AS, yang sama-sama dilanda cuaca panas ekstrem.  

Di Meksiko, suhu maksimum yang terekam pekan ini mencapai 49 derajat  di negara bagian Sonora di Meksiko barat laut, kata kementerian.  

Suhu maksimum rata-rata di Meksiko selama musim panas ini berfluktuasi antara 30 dan 45 derajat Celcius, tambahnya.  

Pihak berwenang memperingatkan bahwa gelombang panas lain dapat melanda negara berpenduduk 127 juta jiwa itu mulai 1 Juli.

Mei lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan, hampir dapat dipastikan bahwa dari 2023 hingga 2027 akan menjadi lima tahun paling hangat yang pernah tercatat, karena gabungan gas rumah kaca dan El Nino meningkatkan suhu udara. [rd/ft]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru