FEMME.ID  – Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Miss Universe Switzerland atau Putri Kecantikan Swiss melelang batik khas Tulungagung yang hasilnya dikumpulkan untuk donasi bagi korban bencana gempa di Cianjur.

Pengumpulan donasi melalui lelang kain batik tulis khas Bumi Banarawa (sebutan lain Kabupaten Tulungagung) itu dilakukan di Pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa22 November 2022.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan  lelang donasi dilakukan spontan karena kegiatan digelar saat masyarakat Indonesia sedang berduka dengan bencana gempa di Cianjur yang menewaskan ratusan orang tersebut.

Pernikahan Kaesang – Erina, Erick Thohir Pastikan Acara Pernikahan Terbuka untuk Media

Pernikahan Kaesang – Erina, Polda Jateng Jamin Lalu Lintas Solo Tetap Lancar Saat Resepsi

“Kita semua berempati. Mari bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita di Cianjur,” kata Maryoto dikonfirmasi usai kegiatan lelang batik.

Update korban gempa Cianjur, klik di sini: Korban Gempa Cianjur Bertambah Jadi 284 Meninggal dan Bangunan Rusak Tembus 28 Ribu Unit

Total ada tujuh kain batik yang dilelang. Batik dengan corak, motif dan warna khas Tulungagung itu merupakan hasil kerajinan tangan perajin batik setempat.

Sebanyak 11.800 Personel TNI-Polri Siap Amankan Pernikahan Anak Bungsu Presiden Jokowi

Bom Polsek Astanaanyar, Resepsi Pernikahan Kaesang – Erina Perlu Kewaspadaan Tinggi

Putri Kecantikan Swiss, Alia Guindi bersama dua Miss Universe Switzerland 2022 lain, Tiphaime Amelie Sagne (pemenang ke-3) dan Zolanny Encarnacion Galan (pemenang ke-4) awalnya diagendakan mengikuti kegiatan membatik tulis di Pendopo Tulungagung dalam rangka promosi budaya.

Namun acara kemudian sedikit diubah seiring terjadinya bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Seremoni membatik bersama Putri Kecantikan Swiss dialihkan menjadi kegiatan lelang untuk pengumpulan donasi kemanusiaan.

Pernikahan Kaesang dan Erina, Presíden dan Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju Rapat

Pengamanan Pernikahan Kaesang – Erina, Sebanyak 2.188 Personel Disiagakan dalam Persiapan

“Dari tujuh kain batik hari ini baru terkumpul Rp12,2 juta. Kami berharap ini menjadi awal yang baik untuk menggerakkan kepedulian warga,” ucap Maryoto.

Alia Guindi dkk yang memandu lelang pun mengaku bersyukur karena berkesempatan membantu warga Cianjur yang tertimpa musibah gempa bumi.

“Kita semua harus bersama-sama membantu saudara kita yang sedang kesusahan,” ucap Alia.

Inilah Rangkaian Prosesi Pernikahan Kaesang dan Erina, Persiapan Sudah 100 Persen

Polisi Utamakan Keadilan Restoratif, Dewi Perssik: Alhamdulillah Polisi Cepat Menanggapi

Dalam kesempatan itu, Alia memuji kecantikan batik asal Tulungagung.

Sebab menurutnya pembuatan batik cukup memakan waktu dan keahlian khusus untuk menghasilkan karya yang indah.

Alia berencana membawa batik sebagai oleh-oleh saat kembali ke Swiss.

Jenazah Ki Joko Bodo Dimakaman Tak Jauh dari Rumah Duka di Lubang Buaya Jaktim

Bareskrim Terima Laporan Dugaan Penistaan Agama oleh Aktor dan Komedian

“Saya belum punya batik, nanti akan saya bawa ke Swiss untuk oleh-oleh,” ujarnya.

Sebelumnya, gempa magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat pada Senin 21 November 2022.

Akibat gempa itu, ratusan orang dilaporkan meninggal dunia, ribuan mengalami luka dan puluhan ribu warga mengungsi ke titik-titik pengungsian.

Gempa juga meninggalkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman dalam skala luas. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Femme.id, semoga bermanfaat.