Erdogan akan Dilantik Sebagai Presiden Turki untuk Masa Jabatan Ketiga

- Pewarta

Sabtu, 3 Juni 2023 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Recep Tayyip Erdogan akan dilantik pada Sabtu (3/6) sebagai kepala negara untuk lima tahun mendatang setelah memenangi pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua yang bersejarah. Pelantikan tersebut menandai masa jabatan ketiga bagi Erdogan.   

Pelantikan Erdogan akan dilakukan di gedung parlemen, dan dilanjutkan dengan upacara mewah di istananya di Ibu Kota Ankara yang dihadiri puluhan pemimpin dunia.  

Pemimpin Turki yang transformatif, tetapi dianggap memecah-belah itu berhasil memenangkan pilpres putaran kedua pada 28 Mei. Saat itu, ia berhadapan dengan koalisi oposisi yang kuat. Ia berhasil melibas para saingannya, meski Turki menghadapi krisis ekonomi dan hujan kritik menyusul gempa dahsyat Februari yang menewaskan lebih dari 50.000 orang.  

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erdogan meraup 52,18 persen suara, sedangkan saingannya dari kelompok sekuler, Kemal Kilicdaroglu, mengantongi 47,82 persen suara, berdasarkan data resmi.    

Pemimpin terlama Turki menghadapi tantangan langsung dan besar dalam masa jabatan ketiganya yang didorong oleh perlambatan ekonomi dan ketegangan kebijakan luar negeri dengan Barat.    

Tantangan Ekonomi 

Mengatasi masalah ekonomi negara akan menjadi prioritas pertama Erdogan mengingat inflasi mencapai 43,70 persen, sebagian karena kebijakan pemotongan suku bunga yang tidak biasa untuk merangsang pertumbuhan.  

Pada Sabtu (3/6) malam, presiden dijadwalkan mengumumkan kabinet barunya. Media berspekulasi bahwa mantan menteri keuangan Mehmet Simsek, seorang tokoh internasional, akan memainkan peran.    

Mantan ekonom Merrill Lynch, Simsek dikenal karena menentang kebijakan Erdogan yang tidak konvensional.  

Dia menjabat sebagai menteri keuangan antara 2009 dan 2015 dan wakil perdana menteri yang bertanggung jawab atas ekonomi hingga 2018, sebelum mengundurkan diri menjelang serangkaian kehancuran lira tahun itu.  

Kunjungan Kepala NATO   

Sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) dengan cemas menunggu Ankara memberi lampu hijau terkait upaya Swedia untuk bergabung dengan aliansi pertahanan pimpinan AS, sebelum pertemuan puncak pada Juli.  

Erdogan telah berlarut-larut dalam menyetujui aplikasi tersebut, menuduh Stockholm melindungi “teroris” dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) terlarang yang terdaftar sebagai kelompok teror oleh Ankara dan sekutu Baratnya.  

Kepala NATO Jens Stoltenberg akan menghadiri pelantikan Erdogan pada akhir pekan dan mengadakan pembicaraan dengannya, kata aliansi itu, Jumat (2/6).  

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom mengatakan di Twitter bahwa “pesan yang jelas” muncul pada pertemuan NATO di Oslo agar Turki dan Hongaria memulai proses ratifikasi. 

Rekannya dari Turki Mevlut Cavusoglu menanggapi: “Pesan yang sangat jelas kepada Teman Swedia kami! Penuhi komitmen Anda yang muncul dari Memorandum Trilateral & ambil langkah nyata dalam perang melawan terorisme. [ah/ft]  
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru