Garda Pantai Filipina Tuduh Kapal China Lakukan Manuver Berbahaya 

- Pewarta

Rabu, 5 Juli 2023 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Garda Pantai Filipina, Rabu (5/7) menuduh kapal-kapal patroli China memblokir dua kapalnya di Laut China Selatan yang disengketakan, dan menggambarkan tindakan tersebut sebagai “sangat berbahaya”.

 

China mengklaim hampir seluruh wilayah laut tersebut meskipun ada klaim saingan dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Filipina, Vietnam, dan Malaysia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapal-kapal Garda Pantai dan Angkatan Laut China secara rutin memblokir atau membayangi kapal-kapal Filipina yang berpatroli di perairan yang diperebutkan, kata Manila.

Garda Pantai Filipina mengatakan insiden terbaru terjadi pada 30 Juni selama operasi reguler untuk memasok kembali marinir yang ditempatkan di sebuah kapal angkatan laut yang rusak di pulau karang yang disebut Second Thomas Shoal untuk menegaskan klaim teritorial Manila di perairan tersebut.

Saat mereka mendekati pulau itu, dua kapal garda pantai Filipina yang ditugaskan sebagai pengawal misi angkatan laut didekati oleh dua kapal garda pantai China.

Salah satu kapal China itu mendekat sekitar 90 meter dari haluan BRP Malabrigo, sehingga memaksa kapal Filipina tersebut untuk memperlambat lajunya guna menghindari tabrakan, kata Jay Tarriela, juru bicara Garda Pantai untuk Laut Filipina Barat, kepada wartawan.

“Mereka dengan berbahaya melakukan berbagai manuver, bahkan melintasi haluan kapal Garda Pantai Filipina dan jarak semacam itu sangat berbahaya karena sudah rawan tabrakan,” kata Tarriela.

Manila mengacu pada perairan tepat di sebelah baratnya sebagai Laut Filipina Barat.

Kedutaan Besar China di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar dari AFP.

Insiden serupa terjadi pada bulan April ketika kapal garda pantai China memotong lintasan kapal patroli garda pantai Filipina Malapascua yang saat itu sedang membawa wartawan di dekat Second Thomas Shoal.

Tim AFP berada di kapal garda pantai Filipina lainnya dan menyaksikan tabrakan yang hampir terjadi itu.

Dalam insiden itu, komandan Malapascua Rodel Hernandez mengatakan kapal China datang dalam jarak 45 meter dari kapalnya dan hanya tindakan cepatnya yang menghindarkan kapal-kapal berlambung baja itu saling bertabrakan. [ab/uh]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru