Harga Batu Bara Dunia Meroket, Keuntungan Pengusaha Melejit, Mengapa Rakyat Menjerit?

- Pewarta

Kamis, 5 Januari 2023 - 02:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto prihatin melihat ketimpangan yang terjadi akibat kenaikan harga jual batu bara di pasar internasional.

Dengan kenaikan harga ini para pengusaha dapat keuntungan ratusan triliun, sementara pemerintah daerah penghasil batu bara hanya mendapat royalti sebesar puluhan miliar.

Salah satu contohnya adalah peningkatan kekayaan pengusaha batu bara Low Tuck Kwong.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak Arus Balik Tahun Baru 2023, Pelni: Diprediksi Terjadi pada 10 Januari 2023

Tantangan Dunia 2023: Perang Ukraina, Bencana Alam, Inflasi dan Pandemi Varian Baru

Kekayaannya langsung bertambah ratusan triliun akibat kenaikan harga batu bara internasional.

Sementara nasib rakyat di lokasi tambang milik Low Tuck Kwong masih memperihatinkan.

“Dengan booming harga batu bara dunia, secara langsung melejitkan saham dan kekayaan pengusaha batubara.”

Tantangan Dunia 2023: Perang Ukraina, Bencana Alam, Inflasi dan Pandemi Varian Baru

Jaringan Portal Berita Fokus Siber Media Network Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2023

“Sementara dampak lingkungan dan sosial bagi masyarakat sekitar tambang malah membuat mereka menjerit,” ujar Mulyanto dalam keterangannya baru-baru ini.

Politisi dari Fraksi PKS ini khawatir ketimpangan itu akan menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat daerah tempat perusahaan tambang batu bara tersebut berada.

Karena itu Ia mendesak Pemerintah menata ulang semua aturan bisnis batu bara ini dengan baik.

Jaringan Portal Berita Fokus Siber Media Network Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2023

Jelang Tahun Baru 2023, Puncak Kepadatan di Bandara Soetta Diprediksi Mulai 30 Desember

Jangan sampai aturan yang ada hanya menguntungkan dan melindungi segelintir pengusaha saja.

Sementara pemerintah daerah hanya mendapat remah-remah hasil penjualan sumber daya alam miliknya. Kejadian ini tentu akan melukai rasa keadilan masyarakat.

“Pemerintah harus segera mengatasi ketimpangan ini sebelum masalahnya melebar ke urusan yang lebih luas.”

Jelang Tahun Baru 2023, Puncak Kepadatan di Bandara Soetta Diprediksi Mulai 30 Desember

Ada Kenaikan Harga Namun Tak Signifikan, Stok 12 komoditas Strategis di Makassar Aman

Ia mengingatkan urusan royalti ini sangat sensitif karena terkait dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah penghasil sumber daya alam.

Mulyanto minta Pemerintah meningkatkan pajak progresif dan menerapkan pembagian royalti yang lebih proporsional dan adil kepada daerah.

Hal tersebut sangat logis karena pemerintah daerah yang akan menanggung semua dampak kerusakan lingkungan atas eksploitasi batu bara yang dilakukan para pengusaha.

Ada Kenaikan Harga Namun Tak Signifikan, Stok 12 komoditas Strategis di Makassar Aman

Natal 2012 dan Tahun Baru 2023, Kementerian Pertanian Pastikan Stok Beras Aman

“Belum lama ini kita dikejutkan dengan pernyataan keras Bupati Kepulauan Meranti, Riau, yang tidak puas dengan besaran bagi hasil ini.”

“Ia mengeluhkan minimnya dana bagi hasil (DBH) batu bara yang dianggapnya tidak sepadan dengan kerusakan lingkungan yang diderita.”

“Karena itu ia menggugat pemerintah pusat, bahkan mengancam akan mengangkat senjata atau ikut pindah ke negara lain,” ungkap Mulyanto.

Natal 2012 dan Tahun Baru 2023, Kementerian Pertanian Pastikan Stok Beras Aman

Akibat Penjajahan ‘Gaya Baru’ Rakyat Tak Lagi Punya Kemampuan untuk Mandiri Pangan

Menanggapi hal itu Ia minta Pemerintah jangan santai.

Karena bukan tidak mungkin perasaan yang sama dialami oleh kepala daerah lainnya.

Sebaiknya Pemerintah jangan menunggu mereka bersuara.

Akibat Penjajahan ‘Gaya Baru’ Rakyat Tak Lagi Punya Kemampuan untuk Mandiri Pangan

Menko Polhukan Mahfud MD Tegaskan Asing Tak Boleh Memiliki Pulau di Indonesia

Bila tidak, bukan hanya batubara, tetapi juga nikel, bauksit, timah dan sumber kekayaan alam indonesia yang melimpah lainnya benar-benar hanya memakmurkan segelintir orang, bahkan perusahaan asing.

Bukan sepenuhnya dimanfaatkan bagi kemakmuran rakyat sesuai dengan amanat Konstitusi.***

Berita Terkait

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI
Jangan Hanya Bersandar kepada Kekuatan Ekonomi Eksternal, Danantara Hadir di Waktu yang s Tepat

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru