Ibu Kota Sudan Hadapi Pertempuran Sengit pada Malam Menjelang Iduladha

- Pewarta

Rabu, 28 Juni 2023 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pertempuran berkecamuk di ibu kota Sudan pada hari Selasa (27/6), pada malam menjelang hari raya Iduladha, setelah pasukan paramiliter merebut markas utama kepolisian Khartoum.

Pertempuran antara tentara Sudan pimpinan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) pimpinan Jenderal Mohamed Hamdan Daglo di kota itu kini terkonsentrasi di sekitar pangkalan militer.

Pada saat yang sama, di Darfur, Sudan barat, konflik itu memburuk hingga ke “tingkat yang mengkhawatirkan,” kata PBB memperingatkan.

Sejak perang itu meletus pada 15 April, RSF telah mendirikan sejumlah pangkalan di lingkungan permukiman penduduk di ibu kota, sementara pasukan tentara Sudan kesulitan menguasai kekuatan darat, meski unggul di udara.

Sementara RSF berusaha merebut seluruh Khartoum, jutaan orang masih bersembunyi dan terjebak dalam baku tembak, tanpa akses listrik dan air.

Pada Minggu (25/6) malam, RSF mengatakan telah merebut markas besar polisi paramiliter cadangan pusat di tepi selatan Khartoum, yang diberi sanksi tahun lalu oleh Washington karena pelanggaran HAM.

Pada hari Selasa (27/6), RSF menyerang markas angkatan darat di Khartoum tengah, utara dan selatan, kata saksi mata.

Mawaheb Omar, ibu empat anak yang tidak mau meninggalkan rumahnya, mengatakan kepada AFP bahwa Iduladha, yang biasanya menjadi perayaan besar-besaran di Sudan, akan terasa “menyedihkan dan hambar,” karena ia tidak bisa menikmati hidangan daging kambing seperti biasanya. [rd/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka
Akademisi Israel-Rusia Ditahan oleh Milisi Syiah di Irak
Prancis Didesak untuk Mengatasi Rasisme dalam Tubuh Kepolisian
Pemerintah Kanada akan Setop Iklan di Facebook dan Instagram
PBB: Afrika Barat Alami Krisis Kelaparan Terburuk dalam Satu Dekade
IAEA Beri Lampu Hijau Pembuangan Limbah PLTN Fukushima, China dan Korsel Khawatir
Daur Ulang Jaket Pelampung untuk Tingkatkan Kesadaran Akan Krisis Pengungsi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 6 Juli 2023 - 18:48 WIB

Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu

Kamis, 6 Juli 2023 - 15:51 WIB

Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Kamis, 6 Juli 2023 - 14:46 WIB

Akademisi Israel-Rusia Ditahan oleh Milisi Syiah di Irak

Kamis, 6 Juli 2023 - 12:05 WIB

Prancis Didesak untuk Mengatasi Rasisme dalam Tubuh Kepolisian

Kamis, 6 Juli 2023 - 06:29 WIB

Pemerintah Kanada akan Setop Iklan di Facebook dan Instagram

Kamis, 6 Juli 2023 - 06:25 WIB

PBB: Afrika Barat Alami Krisis Kelaparan Terburuk dalam Satu Dekade

Kamis, 6 Juli 2023 - 04:06 WIB

IAEA Beri Lampu Hijau Pembuangan Limbah PLTN Fukushima, China dan Korsel Khawatir

Rabu, 5 Juli 2023 - 21:23 WIB

Daur Ulang Jaket Pelampung untuk Tingkatkan Kesadaran Akan Krisis Pengungsi

Berita Terbaru