IMF Setujui Dana Talangan untuk Pakistan Sebesar $3 Miliar

- Pewarta

Jumat, 30 Juni 2023 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana Moneter Internasional (IMF) setuju untuk memberikan $3 miliar kepada Pakistan – dana talangan yang telah lama ditunggu-tunggu untuk menyelamatkan ekonomi negara miskin yang sedang mengalami kesulitan itu.

Perjanjian sembilan bulan itu harus disetujui oleh Dewan Eksekutif IMF, yang diperkirakan akan membuat keputusan akhir pada pertengahan Juli, kata seorang pejabat tinggi IMF, Nathan Porter, dalam sebuah pernyataannya pada Kamis (29/6) malam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Porter, kepala misi IMF untuk Islamabad, mengatakan ekonomi Pakistan telah menghadapi beberapa guncangan eksternal, termasuk bencana banjir pada 2022 yang menewaskan 1.739 orang, dan menyebabkan kerugian $30 miliar yang berdampak pada jutaan orang Pakistan. Negara itu juga dilanda lonjakan harga komoditas internasional menyusul perang Rusia di Ukraina.

Logo Dana Moneter Internasional kantor pusat di Washington, AS, 20 April 2018. (Foto: REUTERS/Yuri Gripas)

Logo Dana Moneter Internasional kantor pusat di Washington, AS, 20 April 2018. (Foto: REUTERS/Yuri Gripas)

Pejabat IMF itu mengatakan meskipun pihak berwenang berupaya mengurangi impor dan defisit perdagangan, cadangan devisa telah menurun ke tingkat yang sangat rendah dan kondisi likuiditas di sektor listrik dan energi juga tetap akut.

“Mengingat tantangan-tantangan ini, pengaturan baru akan memberikan jangkar kebijakan dan kerangka kerja untuk dukungan keuangan dari mitra-mitra multilateral dan bilateral di masa mendatang,” bunyi pernyataan itu.

Porter mengatakan selama beberapa hari terakhir, pihak berwenang Pakistan telah “mengambil langkah tegas untuk membuat kebijakan lebih sejalan dengan program reformasi ekonomi yang didukung oleh IMF,” termasuk Parlemen mengesahkan anggaran yang direvisi.

Paket dana talangan yang disetujui itu lebih besar daripada yang diharapkan Pakistan. Negara itu sedang menunggu pelepasan sisa $2,5 miliar dari paket dana talangan 2019 sebesar $6,5 miliar yang tenggatnya adalah Jumat ini.

Ada banyak ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi setelah Juni, terutama dengan pemerintahan baru yang berkuasa dalam beberapa bulan, kata Mohammad Sohail, ekonom terkemuka dari Topline Securities.

“Sekarang pendanaan sebesar $3 miliar selama sembilan bulan pasti akan membantu memulihkan kepercayaan beberapa investor,” kata Sohail.

Kesepakatan antara IMF dan Pakistan tercapai beberapa hari setelah Perdana Menteri Shehbaz Sharif berbicara dengan Kristalina Georgieva, direktur pelaksana IMF, pada Selasa. Keduanya juga bertemu pada 22 Juni di sela-sela pertemuan keuangan global di Paris.

Pada hari Jumat, Sharif mencuit bahwa dana talangan tersebut akan membantu memperkuat cadangan devisa Pakistan, memungkinkan negara mencapai stabilitas ekonomi, dan menempatkan negara di jalur pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. [ab/uh]

[ad_2]

Berita Terkait

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI
Jangan Hanya Bersandar kepada Kekuatan Ekonomi Eksternal, Danantara Hadir di Waktu yang s Tepat

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru