Israel Terus Buru Militan Palestina di Tepi Barat

- Pewarta

Selasa, 4 Juli 2023 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pasukan Israel terus memburu militan Palestina di sebuah kamp pengungsi di Tepi Barat, Selasa (4/7), setelah buldoser-buldoser militer Israel menerobos gang-gang dan ribuan penduduk melarikan diri ke tempat aman. Korban tewas di pihak Palestina dalam dua hari naik menjadi 10.

Serangan besar-besaran Israel di kamp Jenin, yang dimulai Senin, adalah salah satu operasi militer paling intens di Tepi Barat yang diduduki dalam hampir dua dekade.

Taktik serangan kali ini serupa dengan apa yang dilakukan militer Israel selama pemberontakan Palestina kedua di awal tahun 2000-an. Serangan itu berlangsung ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghadapi tekanan yang semakin besar dari sekutu-sekutu politik ultranasionalisnya yang menuntut tanggapan keras atas serangan baru-baru ini terhadap para pemukim Israel, termasuk penembakan bulan lalu yang menewaskan empat orang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Selasa pagi, puing berserakan di jalanan Jenin dan ada laporan mengenai kerusakan toko-toko. Asap hitam secara berkala mewarnai cakrawala di atas kamp di kota di Tepi Barat itu, yang telah lama menjadi kubu militan Palestina.

Wali Kota Jenin Nidal Al-Obeidi mengatakan bahwa sekitar 4.000 warga Palestina telah melarikan diri dari kamp pengungsi Jenin, mencari akomodasi di rumah kerabat dan di tempat penampungan. Penduduk mengatakan tidak ada air dan listrik di kamp tersebut.

Di seberang Tepi Barat, orang-orang Palestina melangsungkan aksi pemogokan umum untuk memprotes serangan Israel.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Selasa bahwa jumlah kematian selama dua hari naik menjadi 10, dengan dua kematian lagi dilaporkan semalam. Militer Israel mengklaim semuanya adalah militan, tetapi tidak memberikan perincian.

Seorang juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengatakan hari Senin bahwa Israel telah meluncurkan operasi tersebut karena sekitar 50 serangan selama setahun terakhir berasal dari Jenin.

Kamp Jenin dan kota di dekatnya yang bernama sama telah menjadi pusat bentrokan sejak kekerasan Israel-Palestina mulai meningkat pada musim semi 2022. Kamp itu juga merupakan sarang aktivitas militer Palestina dalam pemberontakan Palestina kedua di awal tahun 2000-an.

Pada hari Selasa, ratusan tentara Israel terus beroperasi di kamp tersebut, menyita senjata dan bahan peledak serta menghancurkan gang-gang dan pos-pos komando, kata militer Israel.

Media Israel melaporkan bahwa pasukan Israel telah menangkap sedikitnya 120 tersangka militan Palestina sejak Senin. [ab/uh]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru