LINGKARIN.COM – Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah memastikan stok bahan pokok di pasar ritel modern untuk periode Ramadhan dan Lebaran 2023 dalam kondisi aman.
“Ramadhan dari Hippindo sudah lapor ke kementerian bahwa stok cukup, kami juga sudah mengajukan penambahan stok untuk disimpan di gudang kami,” ujarnya usai jumpa pers Brand Indonesia Go Global di Jakarta, Rabu 8 Maret 2023.
Budihardjo mengatakan salah satu upaya untuk menjadi harga komoditas tetap stabil adalah dengan menyimpan stok bahan pokok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turun 5,3 Persen Jadi Rp192,08 Triliun, Total Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Tahun 2022
Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan dan Ekspor Kopi Indonesia, Mendag Zulkifli Hasan ke London Inggris
Artikel ini dikutip dari media online Infoekspres.com, salah satu portal berita nasional terbaik di Indonesia. Terima kasih.
Namun, ia menolak jika langkah ini disebut sebagai penimbunan barang.
Insiden Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Dasco: Komisi VII DPR RI akan Panggil Pertamina
Badan Pangan Nasional Diminta Tuntaskan Polemik Terkait Masalah Pasokan dan Kenaikan Harga Beras
Sebelumnya, terdapat aturan yang melarang untuk menyimpan stok kebutuhan barang pokok menjelang Puasa.
Menurut dia, stok tersebut biasanya telah disiapkan untuk mengantisipasi kelangkaan suatu komoditas.
“Jadi kami statement-nya ritel harus diberi kesempatan menyimpan stok untuk persiapan Puasa dan Lebaran, seperti minyak goreng, telur, pokoknya bahan pokok. Kalau tidak, takutnya distribusi terhalang dan stoknya kosong,” katanya.
Sebagai antisipasi lonjakan permintaan bahan pokok, Hippindo telah meningkatkan stok sebanyak dua kali lipat untuk ritel modern.
Bulog Stabilkan Harga Beras dengan dengan Dropping Beras Medium di Sejumlah Pasar
Pogram Tanggung Jawab Sosial, BRI Sasar Pengelolaan Sampah Terpadu di Pasar Kesesi Pekalongan
Ia menyampaikan ketersediaan minyak goreng untuk Puasa dan Lebaran juga masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Namun demikian, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pemborongan, sehingga menyebabkan kelangkaan.
“Stok minyak cukup, asal jangan diborong. Makanya, kami mengajukan stok. Takutnya, kalau kami sekarang stok dituduh nimbun, takut kan.”
Tekan Harga Beras Medium, Disdagkop dan UKM Kabupaten Kendal Gelar Operasi Pasar
Di Universitas Ciputra Makassar, Propami Selenggarakan PPL Dan Sharing Session Pasar Modal
“Jadi, intinya ritel pasti membantu pemerintah. Tapi kalau nimbun, kami enggak ada,” kata Budihardjo.














