Karena jilbab, Qatar mundur dari bola basket Asian Games | LINGKARIN

- Pewarta

Kamis, 25 September 2014 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Tim bola basket Qatar

sumber gambar, AFP

Keterangan gambar,

Tim bola basket Qatar mendesak diizinkan berlomba dengan memakai jilbab.

Qatar akhirnya mundur dari cabang bola basket putri Asian Games setelah panitia penyelenggara tidak mengizinkan tim putri negara tersebut memakai jilbab saat bertanding.

“Kami memutuskan untuk tidak lagi ambil bagian di cabang bola basket di Asian Games,” ungkap seorang pejabat Komite Olimpiade Qatar dalam wawancara dengan kantor berita Reuters, hari Kamis (25/09).

Persoalan ini bermula ketika tim putri Qatar tiba di lapangan dengan mengenakan jilbab saat akan melawan tim Mongolia pada hari Rabu.

Ofisial meminta mereka melepas penutup kepala ini berdasarkan aturan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) yang menyebutkan bahwa pemain basket tidak boleh memakai penutup kepala, aksesori rambut, atau perhiasan.

Tim Qatar menolak permintaan ini dan kemudian mereka dinyatakan kalah dari Mongolia.

Pada hari Kamis (25/09) Qatar dijadwalkan melawan Nepal dan setelah mengetahui panitia penyelenggara tidak melonggarkan peraturan, tim putri Qatar memilih mundur dari cabang ini.

Beberapa pihak mengatakan penyelenggara pesta olahraga tidak konsisten soal jilbab ini.

Empat pedayung Iran misalnya, yang merebut perunggu hari Rabu, semuanya mengenakan jilbab.

Atlet Kuwait dan Iran yang turun di triatlon dan bulutangkis juga dibolehkan memakai jilbab.

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.
[ad_2]

Berita Terkait

Dari Penjara Iran ke Kursi VIP di Wimbledon, Berkat Andy Murray | LINGKARIN
Bentrok dengan Indonesia saat SEA Games, Presiden Federasi Sepak Bola Thailand Mundur | LINGKARIN
Tiket FIBA World Cup 2023 Lebih Terjangkau, Harga Mulai 100 Ribu Rupiah
Messi Curhat Kesulitan Beradaptasi di PSG | LINGKARIN
Sepeda Air Listrik, Pendekatan Ramah Lingkungan | LINGKARIN
Lindungi Pemain Piala Dunia Perempuan dari Pelecehan, FIFA Gunakan Sosmed | LINGKARIN
Teqball Makin Populer di AS | LINGKARIN
Pelari Cepat Olimpiade Tori Bowie Meninggal Akibat Komplikasi Persalinan | LINGKARIN
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 5 Juli 2023 - 10:28 WIB

Dari Penjara Iran ke Kursi VIP di Wimbledon, Berkat Andy Murray | LINGKARIN

Minggu, 2 Juli 2023 - 15:01 WIB

Bentrok dengan Indonesia saat SEA Games, Presiden Federasi Sepak Bola Thailand Mundur | LINGKARIN

Senin, 26 Juni 2023 - 20:55 WIB

Tiket FIBA World Cup 2023 Lebih Terjangkau, Harga Mulai 100 Ribu Rupiah

Sabtu, 24 Juni 2023 - 21:15 WIB

Messi Curhat Kesulitan Beradaptasi di PSG | LINGKARIN

Selasa, 20 Juni 2023 - 01:36 WIB

Sepeda Air Listrik, Pendekatan Ramah Lingkungan | LINGKARIN

Senin, 19 Juni 2023 - 08:31 WIB

Lindungi Pemain Piala Dunia Perempuan dari Pelecehan, FIFA Gunakan Sosmed | LINGKARIN

Sabtu, 17 Juni 2023 - 01:27 WIB

Teqball Makin Populer di AS | LINGKARIN

Rabu, 14 Juni 2023 - 07:43 WIB

Pelari Cepat Olimpiade Tori Bowie Meninggal Akibat Komplikasi Persalinan | LINGKARIN

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB