Kerap Digunakan untuk Buang Tahanan ke Laut, Pesawat “Death Flight” Kembali ke Argentina

- Pewarta

Senin, 26 Juni 2023 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Sebuah pesawat yang digunakan di era kediktatoran Argentina tahun 1976-1983 untuk membuang tahanan hidup-hidup ke laut, termasuk tiga anggota kelompok hak asasi manusia “Mothers of Plaza de Mayo” dan dua biarawati Prancis, hari Sabtu (24/6) telah kembali ke Argentina.

Pesawat terkenal “Short SC.7 Skyvan” itu akan dipamerkan di bekas pusat penahanan ilegal di Navy Mechanics School (ESMA) yang kini menjadi museum untuk menunjukkan pemerintahan militer Jorge Rafael Videla yang kejam.

Sebelum dikembalikan ke Argentina, pesawat itu berada di negara bagian Florida dan digunakan sebagai pembawa surat pribadi. Baru-baru ini pesawat horor itu juga digunakan untuk terjun payung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putri mendiang “Plaza de Mayo” Azucena Villaflor, Cecilia De Vincenti, mengatakan, “Bagi kami, kerabat, sangat penting agar pesawat ini menjadi bagian dari sejarah, karena baik tubuh orang yang hilang maupun pesawat ini menceritakan dengan tepat apa yang terjadi.”

Dikenal sebagai “Death Flight,” pesawat itu menerbangkan banyak orang menuju kematian mereka.

“Ibu kami berada di Capuchita (sel yang disebut “tudung kecil” di pusat penahanan ilegal di EMSA.red) dan dari sana dibawa ke pesawat itu. Ia dibuang ke laut, hidup-hidup,” ujar Vincenti lirih.

Kasus dibuangnya anggota kelompok hak asasi manusia “Mothers of Plaza de Mayo” ke laut ini merupakan kasus pertama yang berhasil membuktikan bahwa pesawat itu digunakan junta militer Argentina untuk membuang tahanan dari udara. [em/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB