Macron Kunjungi Korban Serangan Penikaman yang Mengguncang Prancis

- Pewarta

Jumat, 9 Juni 2023 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Prancis Emmanuel Macron, didampingi istrinya, Brigitte, hari Jumat ke kawasan Alpen Prancis untuk mengunjungi keluarga para korban penikaman hari Kamis. Serangan penikaman itu terjadi di sebuah taman di tepi danau di kota Annecy.

Pasangan ini pertama-tama singgah di sebuah rumah sakit di kota Grenoble, di mana tiga dari empat anak kecil yang menjadi korban, menjalani perawatan

Para pejabat pemerintah mengatakan keempat anak kecil yang menjadi korban penikaman itu telah menjalani operasi dan “berada di bawah pengawas medis yang terus menerus,” dengan satu anak di antaranya dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang anak lagi dirawat di Jenewa, Swiss.

Belum jelas benar apakah presiden dan istrinya akan menjenguk ke Jenewa.

Seorang lelaki menikam anak-anak itu dan dua orang dewasa di taman pada Kamis pagi, dalam serangan yang disebut Macron mengguncang negara.

Keempat anak itu mengalami luka tusuk yang mengancam jiwa, kata jaksa utama Line Bonnet-Mathis. Korban termuda berusia 22 bulan, dua anak berusia 2 tahun dan yang tertua berusia 3 tahun, kata jaksa.

Polisi segera menahan tersangka – seorang warga negara Suriah berusia 31 tahun. PM Prancis Elisabeth Borne mengatakan tersangka memiliki status pengungsi di Swedia.

“Negara ini terkejut,” cuit Macron. Ia menggambarkan serangan itu sebagai “serangan pengecut absolut.”

Video yang muncul untuk memperlihatkan serangan itu beredar di media sosial. Dalam video tersebut, seorang lelaki berkacamata hitam dengan syal biru menutup wajahnya memegang sebilah pisau sementara orang-orang berteriak minta Tolong.

Seorang perempuan berusaha menangkis penyerang di taman bermain tertutup itu, tetapi ia tidak dapat mencegah pelaku membungkuk ke kereta dorong anaknya dan menikam beberapa kali.

Dua korban berusia muda itu adalah warga Prancis. Dua lainnya adalah turis, seorang warga negara Inggris, satu lagi Belanda.

Dua orang dewasa juga menderita luka tikaman pisau. Salah seorang dari mereka juga cedera oleh tembakan polisi sewaktu mereka berupaya menangkap tersangka, kata Bonnet-Mathis.

Di Paris, para legislator menghentikan debat untuk mengheningkan cipta bagi para korban.

Ketua Majelis Nasional, Yaël Braun-Pivet, mengatakan, “Ada beberapa anak yang sangat muda yang berada dalam kondisi kritis, dan saya mengundang Anda untuk mengheningkan cipta selama satu menit untuk mereka, untuk keluarga mereka, dan agar, kami berharap, konsekuensi dari serangan yang sangat parah ini tidak membuat bangsa berduka.”

“Tak ada yang lebih keji daripada menyerang anak-anak,” kata Braun-Pivet dalam cuitan di Twitter. [uh/ab]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru