Mantan Presiden Brazil Bolsonaro Dilarang Pegang Jabatan Publik Hingga 2030

- Pewarta

Sabtu, 1 Juli 2023 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Karier politik mantan presiden Brazil Jair Bolsonaro berantakan pada Jumat (30/6) karena pengadilan pemilu federal Brazil (TSE) melarang politisi nasionalis sayap kanan itu memiki jabatan publik hingga 2030. Larangan itu diberlakukan menyusul perilaku Bolsonaro yang dianggap tidak pantas selama pemilihan umum pada tahun lalu.    

Lima dari tujuh hakim memilih untuk menghukum Bolsonaro yang berusia 68 tahun karena penyalahgunaan kekuasaan dan penyalahgunaan media pada Juli 2022, menjelang pemilihan. Saat itu dia memanggil para duta besar negara sahabat untuk melampiaskan klaim tidak berdasar tentang sistem pemungutan suara elektronik Brazil.  

Keputusan hakim menandai nasib Bolsonaro yang berbalik arah secara mengejutkan. Dikenal sebagai seorang populis yang berapi-api, Bolsonaro kalah tipis dalam pemilihan Oktober dari saingan sayap kiri, Luiz Inacio Lula da Silva.  

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak warga Brazil menyalahkan Bolsonaro karena mendorong dilakukannya gerakan nasional untuk membatalkan hasil pilpres. Dan gerakan tersebut mencapai puncaknya pada 8 Januari saat ribuan pendukungnya menduduki gedung-gedung pemerintah di Brasilia.    

Dampak dari putusan pengadilan pemilu kemungkinan besar akan mempengaruhi politik Brazil, menyingkirkan musuh utama Lula dari pertikaian pada 2026 dan membuka ruang di antara persaingan di sayap kanan Brazil.    

Pendapat mayoritas dalam persidangan ditulis oleh Hakim Benedito Goncalves, yang mengatakan Bolsonaro menggunakan pertemuan dengan para duta besar untuk “menyebarkan keraguan dan memicu teori konspirasi.” Dua hakim berhaluan konservatif berbeda pendapat. [ah/ft]  
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru