Memutus Hubungan dengan China “Tidak Terpikirkan”

- Pewarta

Minggu, 30 April 2023 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif produsen mobil mewah Mercedes-Benz mengatakan memutus hubungan ekonomi dengan China tidak realistis. Dalam wawancara dengan koran Bild am Sontag yang dikutip oleh kantor berita Reuters, Ola Kaellenius mengatakan mencoba melakukan hal itu akan berisiko untuk sebagian besar industri Jerman.

Eropa mencoba mengurangi ketergantungan pada China setelah gangguan-gangguan yang dipicu pandemic COVID-19 dan krisis di Ukraina menyoroti bahaya ketergantungan pada para pemasok yang dominan dan kerentanan rantai pasokan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Mercedes-Benz, Ola Kaellenius, di pameran otomotif, IAA Auto Show, di Frankfurt, Jerman, 10 September 2019. (Foto: Michael Probst/AP Photo)

CEO Mercedes-Benz, Ola Kaellenius, di pameran otomotif, IAA Auto Show, di Frankfurt, Jerman, 10 September 2019. (Foto: Michael Probst/AP Photo)

Namun, Kaellenius mengatakan memutus hubungan dengan China perekonomian terbesar kedua di dunia, “tidak terpikirkan oleh hampir seluruh industri Jerman.”

“Para pemain utama di perekonomian global, Eropa, Amerika Serikat (AS) dan China, saling berhubungan sehingga memutus hubungan dengan China tidak masuk akal,” kata Kaellenius.

Para produsen otomotif Jerman bergantung pada pasar China sebagai pasar terbesar di dunia. Mercedes-Benz sendiri mengandalkan Beijing Automotive Group dan Ketua Geely, Li Shufu, sebagai dua pemegang saham teratas.

China menyumbang 18 persen dari pendapatan dan 37 persen dari penjualan mobil Mercedes-Benz pada 2022 dan Kaellenius memperkirakan masih akan meningkat.

“Angka penjualan kami di China terus meningkat dan saya cukup optimis bahwa kami akan terus berkembang tahun ini. Selama tahun-tahun (pandemic) corona, orang-orang China yang lebih makmur, berhemat habis-habisan,” kata Kaellenius.

“Daya beli ini akan menguntungkan kami.” [ft]

[ad_2]

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Berita Terbaru