NATO Kecam Rencana Putin soal Tempatkan Nuklir di Belarus

- Pewarta

Senin, 27 Maret 2023 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO mengecam Presiden Vladimir Putin terkait rencananya untuk menempatkan senjata nuklir taktis di Belarus. Moskow sendiri terus meningkatkan serangannya di Kota Avdiivka yang merupakan garda terdepan Ukraina. 

Langkah itu, meski tidak terduga, adalah salah satu sinyal Rusia terkait nuklir yang paling kuat sekaligus menjadi peringatan kepada NATO atas dukungan militernya untuk Ukraina. 

“Retorika nuklir Rusia berbahaya dan tidak bertanggung jawab,” kata juru bicara NATO Oana Lungescu pada Minggu (26/3). 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“NATO waspada dan kami memantau situasi dengan cermat. Kami belum melihat adanya perubahan dalam postur nuklir Rusia yang membuat kami harus menyesuaikan milik kami sendiri,” katanya. 

Putin menyamakan rencananya di Belarus itu dengan langkah Amerika Serikat yang menempatkan senjatanya di Eropa. Kremlin bersikeras bahwa Rusia tidak akan melanggar janji nonproliferasi nuklirnya. 

Namun, Lungescu mengatakan janji nonproliferasi Putin dan uraiannya tentang penyebaran senjata AS di luar negeri tidak tepat sasaran. 

“Rujukan Rusia untuk pembagian nuklir NATO benar-benar menyesatkan. Sekutu NATO bertindak dengan penuh rasa hormat terhadap komitmen internasional mereka,” tambahnya dalam sebuah pernyataan. 

“Rusia secara konsisten melanggar komitmen kontrol senjatanya.” 

Kepala keamanan Ukraina, Oleksiy Danilov, mengatakan rencana Rusia akan membuat Belarus tidak stabil, yang menurutnya telah “disandera” Moskow. 

Anggota NATO lainnya mengutuk rencana Putin tersebut, termasuk Lithuania, yang mengatakan akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Moskow dan Minsk, sementara kepala kebijakan Uni Eropa Josep Borrell mendesak Belarus untuk tidak menjadi tuan rumah senjata. Uni Eropa juga mengancam akan menghujani lebih banyak sanksi. 

Belarus dan Rusia memiliki hubungan militer yang erat, dan Minsk mengizinkan Moskow menggunakan wilayahnya sebagai titik awal untuk invasi Rusia ke Ukraina tahun lalu. 

“Saya beri tahu Anda bahwa kami tidak melihat apa pun yang menunjukkan Putin sedang bersiap untuk menggunakan senjata nuklir taktis dengan cara apa pun di Ukraina,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada penyiar CBC pada Minggu (26/3). 

“Dan saya juga dapat menginformasikan Anda bahwa kami belum melihat apa pun yang akan menyebabkan kami mengubah postur penangkal nuklir strategis kami sendiri,” tukasnya. 

Senjata nuklir taktis adalah senjata yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan khusus di medan perang, bukan senjata yang memiliki kekuatan untuk memusnahkan kota.  

Putin menegaskan pada hari Minggu bahwa kekuatan Barat sedang membangun “poros” baru yang serupa dengan kemitraan antara Jerman dan Jepang selama Perang Dunia Kedua, sambil menyangkal bahwa Rusia sedang membangun aliansi militer dengan China. [ah/rs]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB