Nigeria Lantik Presiden Baru

- Pewarta

Selasa, 30 Mei 2023 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bola Tinubu dilantik menjadi presiden Nigeria pada Senin (29/5), di kala negara terpadat di benua Afrika itu tengah menghadapi berbagai tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tinubu memikul harapan sebagian warga yang menginginkan kehidupan yang lebih baik, dan sebagian lain yang skeptis pemerintahannya dapat berkinerja lebih baik dari pemerintahan sebelumnya.  

Ribuan warga Nigeria dan sejumlah kepala negara menghadiri upacara pelantikan presiden di Ibu Kota Abuja. Ia menggantikan Presiden Muhammadu Buhari untuk memimpin negara yang pada tahun 2050 diperkirakan akan menjadi negara terpadat ketiga di dunia, bersama Amerika Serikat, di bawah India dan China.  

Tinubu, mantan gubernur Lagos, negara bagian yang menjadi pusat perekonomian Nigeria, berjanji akan meneruskan upaya Buhari untuk memberikan keuntungan demokrasi kepada warga Nigeria, di mana krisis keamanan yang mematikan, kemiskinan yang merajalela dan kelaparan telah membuat banyak orang frustrasi dan marah.  

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Janji Tinubu tentang “harapan yang diperbarui” memprioritaskan penciptaan lapangan kerja yang memadai dan peningkatan produksi pasokan dalam negeri, investasi industri pertanian dan infrastruktur publik, pemberian kesempatan ekonomi bagi warga termiskin dan paling rentan, serta menciptakan arsitektur keamanan nasional yang lebih baik untuk mengatasi segala bentuk ketidakamanan.  

Ayodele Adewale, anggota komite partai Kongres Seluruh Rakyat pimpinan Tinubu, mengatakan kepada Associated Press bahwa isu keamanan merupakan isu terpenting bagi pemerintahan yang baru.  

“Tanpa keamanan, segala sesuatu tidak bisa berjalan lancar,” ungkapnya. “Keamanan adalah semboyan pertama atau andalan pemerintahan mana pun.” 

Yang kedua, lanjutnya, adalah isu ekonomi. Dalam pidato pembukaannya, Tinubu mengatakan bahwa subsidi bahan bakar akan diakhiri, sesuatu yang disebut Adewale akan menghemat pengeluaran. 

Di Ibu Kota Nigeria, Abuja, warga lokal menyebut kesulitan ekonomi dan ketidakamanan sebagai tantangan terbesar yang mereka hadapi selama delapan tahun kepemimpinan Presiden Buhari.  

Jauh sebelum Buhari menjadi presiden pada tahun 2015, pembangunan Nigeria melambat selama bertahun-tahun di bawah pemerintahan yang buruk dan korupsi yang meluas, sehingga sulit bagi warga untuk memperoleh keuntungan dari pendapatan tinggi Nigeria sebagai produsen minyak utama Afrika. [rd/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru