Otoritas Bursa AS Janjikan Imbalan Rekor Rp41,1 Triliun kepada Pelapor Pelanggaran

- Pewarta

Sabtu, 6 Mei 2023 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (Securities and Exchange Commission/SEC), Jumat (5/5), mengatakan pihaknya memberikan imbalan terbesar dalam sejarah kepada pelapor pelanggaran (whistleblower) yang memiliki informasi untuk membantu tindakan penegakan hukum. Nilai imbalan itu mencapai $279 juta atau Rp4,1 triliun.

Regulator tidak mengungkapkan kasus yang bersangkutan dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai imbalan itu lebih dari dua kali lipat dari $114 juta yang telah dikeluarkan pada Oktober 2020.

“Seperti yang ditunjukkan oleh penghargaan ini, ada insentif yang signifikan bagi pelapor untuk memberikan informasi yang akurat tentang potensi pelanggaran hukum sekuritas,” kata Gurbir Grewal, Direktur Divisi Penegakan SEC, dalam sebuah pernyataan.

Hadiah untuk para pelapor pelanggaran itu dikumpulkan dari dana perlindungan investor yang dibentuk oleh Kongres dan dibiayai seluruhnya melalui sanksi moneter yang dibayarkan kepada SEC oleh pelanggar hukum sekuritas.

Penghargaan kepada pelapor dapat berkisar dari 10 persen hingga 30 persen dari uang yang dikumpulkan ketika sanksi moneter melebihi $1 juta.

“Bantuan berkelanjutan dari pelapor termasuk beberapa wawancara dan pengajuan tertulis sangat penting untuk keberhasilan tindakan ini,” kata Creola Kelly, Kepala Kantor Pelapor SEC. [ah/ft]

[ad_2]

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Berita Terbaru