Partai Demokrat di Senat AS Luncurkan Upaya Baru untuk Lawan China 

- Pewarta

Kamis, 4 Mei 2023 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partai Demokrat di Senat Amerika Serikat, pada Rabu (3/5), meluncurkan upaya baru untuk menangkal persaingan dari China. Mereka merencanakan undang-undang untuk meningkatkan kemampuan negara menghadapi pusat kekuatan Asia tersebut dalam berbagai masalah mulai dari teknologi hingga keamanan dan ancaman terhadap Taiwan.

Setelah meloloskan undang-undang besar tahun lalu untuk meningkatkan persaingan dengan Beijing dalam sektor semikonduktor dan sejumlah teknologi lainnya, pemimpin Partai Demokrat di Senat, Chuck Schumer, dan para pemimpin komite Demokrat mengatakan mereka akan membuat undang-undang yang diharapkan akan diperkenalkan dalam beberapa bulan ke depan. Rancangan undang-undang tersebut hendak membatasi aliran teknologi ke China, mencegah China memulai konflik dengan Taiwan dan memperketat aturan untuk memblokir modal AS yang masuk ke perusahaan asal China.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Schumer mengatakan RUU itu, yang dijuluki China Competition 2.0, akan memperluas undang-undang “Chips and Science” yang lolos tahun lalu.

“Hari ini, kami mengumumkan prakarsa baru, yang akan membangun momentum ini dan mengembangkan undang-undang bipartisan yang baru dan signifikan,” kata Schumer dalam konferensi pers.

Ia berharap RUU itu akan bipartisan dan mengatakan Partai Republik di Senat telah mendukung beberapa gagasan yang diusulkan untuk paket tersebut. Tindakan tersebut akan membutuhkan dukungan Partai Republik agar menjadi undang-undang, karena Partai Republik mengendalikan Dewan Perwakilan Rakyat.

Keinginan untuk bersikap keras terhadap China adalah salah satu dari sedikit sentimen bipartisan di Kongres AS yang masih terpecah, dan undang-undang “Chips and Science” tahun lalu disahkan dengan dukungan luar biasa dari kedua partai.

Namun, John Thune, Pemimpin no 2 Partai Republik di Senat, mengatakan rencana baru untuk menangkis pengaruh China tersebut akan mengalami kesulitan untuk lolos di Kongres, mengingat kekhawatiran partainya tentang pengeluaran dan utang serta besarnya anggaran dari rancangan undang-undang serupa tahun lalu. [my/rs]

[ad_2]

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Berita Terbaru