Pemerintah Kanada akan Setop Iklan di Facebook dan Instagram

- Pewarta

Kamis, 6 Juli 2023 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pemerintah Kanada hari Rabu (5/7) mengumumkan akan berhenti memasang iklan di Facebook dan Instagram, merespon keputusan Meta memblokir akses ke konten berita di platform sosial mereka sebagai bagian dari pengujian sementara.

Menteri Peninggalan Warisan Budaya Kanada, Pablo Rodriguez, mengumumkan keputusan pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau pada konferensi pers.

Langkah Kanada ini adalah episode terbaru dalam pertengkaran yang dimulai setelah pemerintahan Trudeau mengusulkan undang-undang yang akan mewajibkan perusahaan teknologi membayar penerbit untuk menautkan atau menggunakan kembali konten mereka secara online.

Meta berjanji pada saat itu akan memblokir konten berita Kanada di platform Facebook dan Instagramnya untuk menghadapi Undang-Undang Berita Online Kanada yang baru saja disahkan.

Rodriguez mengatakan keputusan dari Meta “tidak masuk akal” dan “tidak bertanggung jawab”, dan akibatnya Kanada akan berhenti beriklan di platform mereka.

Laporan tahunan tentang anggaran belanja pemerintah menunjukkan bahwa pemerintah federal mengeluarkan lebih dari 11,4 juta dolar Kanada (sekitar Rp129,5 miliar) untuk beriklan di Facebook dan Instagram pada 2021-2022.

Google juga telah berjanji akan mulai memblokir berita Kanada ketika RUU tersebut berlaku dalam enam bulan.

Rodriguez mengatakan pemerintah sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan tersebut dan ia yakin keprihatinan mereka akan diatasi oleh peraturan yang nantinya akan mengimplementasikan RUU tersebut. [ss/ka]
[ad_2]

Berita Terkait

Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka
Akademisi Israel-Rusia Ditahan oleh Milisi Syiah di Irak
Prancis Didesak untuk Mengatasi Rasisme dalam Tubuh Kepolisian
PBB: Afrika Barat Alami Krisis Kelaparan Terburuk dalam Satu Dekade
IAEA Beri Lampu Hijau Pembuangan Limbah PLTN Fukushima, China dan Korsel Khawatir
Daur Ulang Jaket Pelampung untuk Tingkatkan Kesadaran Akan Krisis Pengungsi
Garda Pantai Filipina Tuduh Kapal China Lakukan Manuver Berbahaya 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 6 Juli 2023 - 18:48 WIB

Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu

Kamis, 6 Juli 2023 - 15:51 WIB

Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Kamis, 6 Juli 2023 - 14:46 WIB

Akademisi Israel-Rusia Ditahan oleh Milisi Syiah di Irak

Kamis, 6 Juli 2023 - 12:05 WIB

Prancis Didesak untuk Mengatasi Rasisme dalam Tubuh Kepolisian

Kamis, 6 Juli 2023 - 06:29 WIB

Pemerintah Kanada akan Setop Iklan di Facebook dan Instagram

Kamis, 6 Juli 2023 - 06:25 WIB

PBB: Afrika Barat Alami Krisis Kelaparan Terburuk dalam Satu Dekade

Kamis, 6 Juli 2023 - 04:06 WIB

IAEA Beri Lampu Hijau Pembuangan Limbah PLTN Fukushima, China dan Korsel Khawatir

Rabu, 5 Juli 2023 - 21:23 WIB

Daur Ulang Jaket Pelampung untuk Tingkatkan Kesadaran Akan Krisis Pengungsi

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

Nasional

Sosialisasi Kebijakan Sertifikasi oleh BNSP Berjalan Sukses

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB