Pemukim Mengamuk pasca Pria Palestina Bunuh 2 Warga Israel

- Pewarta

Senin, 27 Februari 2023 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Puluhan pemukim Israel, pada Minggu (26/2), malam mengamuk di wilayah Tepi Barat utara. Mereka membakar puluhan mobil dan rumah setelah dua pemukim dibunuh oleh seorang pria Palestina bersenjata. Petugas medis Palestina mengatakan satu orang tewas dan empat lainnya terluka parah dalam apa yang tampaknya ledakan kekerasan pemukim terburuk dalam puluhan tahun.

Penembakan mematikan, diikuti amukan pada larut malam, spontan menimbulkan keraguan akan pernyataan Yordania bahwa pejabat Israel dan Palestina telah berjanji akan menenangkan gelombang kekerasan yang terjadi selama setahun terakhir.

Media Palestina melaporkan sekitar 30 rumah dan mobil dibakar. Foto-foto dan video di media sosial menunjukkan kebakaran besar di seluruh Kota Hawara – tempat penembakan mematikan terjadi pada hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengutuk apa yang disebutnya “aksi teroris yang dilakukan para pemukim di bawah perlindungan pasukan pendudukan malam ini.”

Uni Eropa mengatakan “khawatir akan kekerasan hari ini” di Hawara, dan mengatakan “otoritas semua pihak harus campur tangan untuk menghentikan siklus kekerasan tanpa akhir ini.” Duta Besar Inggris untuk Israel, Neil Wigan, mengatakan bahwa “Israel harus mengatasi kekerasan pemukim, dan mengadili mereka yang bertanggung jawab.”

Ketika video kekerasan muncul dalam acara berita malam, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengimbau untuk tenang. Ia mendesak agar tidak melakukan kekerasan, main hakim sendiri.

Kerusuhan terjadi tak lama setelah pemerintah Yordania, yang menjadi tuan rumah pembicaraan di resor Laut Merah Aqaba pada Minggu, mengatakan kedua pihak setuju akan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan dan akan bertemu lagi bulan depan menjelang bulan suci Ramadan.

“Mereka menegaskan kembali perlunya melakukan deeskalasi di lapangan dan mencegah kekerasan lebih lanjut,” kata Kementerian Luar Negeri Yordania.

Setelah hampir satu tahun pertempuran yang telah menewaskan lebih dari 200 warga Palestina dan lebih dari 40 warga Israel di Tepi Barat dan Yerusalem timur, pengumuman Yordania menandai kemajuan kecil. Namun situasi di lapangan segera meragukan komitmen tersebut. [ka/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB