Perjalanan Bisnis Warga Negara Indonesia ke Australia akan Dipermudah

- Pewarta

Selasa, 4 Juli 2023 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Perjalanan bisnis bagi warga negara Indonesia ke Australia akan dipermudah dalam upaya untuk meningkatkan kemitraan ekonomi antara kedua negara menyusul kesepakatan yang dicapai pada Selasa (4/7) antara para pemimpin kedua negara.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Presiden Joko Widodo menyetujui perubahan visa, pendanaan inisiatif iklim, dan kemitraan pendidikan selama pembicaraan di Kebun Binatang Taronga, Sydney.

Albanese mengumumkan bahwa warga Indonesia akan dapat mengakses visa bisnis yang diperpanjang untuk Australia, meningkat dari tiga menjadi lima tahun, sementara pemegang e-paspor Indonesia akan diprioritaskan. Warga Indonesia juga akan dapat mengakses visa frequent traveler.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang ini menawarkan validitas visa 10 tahun.   Perubahan besar ini menghilangkan hambatan birokrasi untuk hubungan kita yang lebih dekat,” kata Albanese.

“Hari ini hubungan kita bergeser ke arah lain, negara kita terus memilih untuk semakin dekat.”

Albanese mengatakan Indonesia akan memainkan peran penting dalam mendorong keberhasilan kawasan Indo-Pasifik.

Jokowi, yang sedang dalam kunjungan tiga hari ke Australia, mengatakan kedua negara perlu bekerja sama dalam pengurangan emisi dan pengembangan baterai untuk kendaraan listrik. Indonesia telah mempertimbangkan untuk mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik di berbagai penjuru tanah air.

“Kami ingin Indo-Pasifik menjadi kawasan yang stabil dan damai yang berfokus pada kolaborasi dan kerja sama yang konkret,” ujarnya.

Jokowi juga mendesak perusahaan-perusahaan swasta Australia untuk terlibat dalam  pembangunan ibu kota baru Indonesia yang berlokasi di pulau Kalimantan.

Albanese mengumumkan paket baru untuk mendukung pengembangan ibu kota baru itu. Otoritas Ibu Kota Nasional Australia akan menjalin kerja sama dengan pemerintah Indonesia.

Kunjungan Jokowi berlangsung sementara pemerintah federal Australia diperkirakan akan menyelesaikan rancangan strategi ekonomi Asia Tenggaranya hingga 2040 dalam beberapa pekan mendatang. [ab/uh]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru