Polisi Filipina Gerebek Kantor Kejahatan Siber, Selamatkan 2.700 Pekerja

- Pewarta

Rabu, 28 Juni 2023 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Polisi Filipina hari Selasa (27/6) mengatakan, mereka menyelamatkan lebih dari 2.700 pekerja yang berasal dari berbagai negara di seluruh dunia, yang diduga tertipu untuk bekerja dalam operasi kejahatan dunia maya (siber).

Polisi yang didukung oleh pasukan pilihan, melakukan penggerebekan besar-besaran di La Pinas hari Selasa (27/6), menyelamatkan pekerja dari sedikitnya 17 negara yang diduga tertipu untuk bekerja di situs palsu game online dan kelompok kejahatan siber lainnya.

Pemimpin unit anti-kejahatan dunia maya kepolisian Filipina, Brigjen Sydney Hernia mengatakan, polisi yang berbekal surat perintah menggerebek dan menggeledah gedung di daerah itu sekitar tengah malam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan pihaknya menyelamatkan 1.534 orang Filipina dan 1.190 orang asing dari setidaknya 17 negara, termasuk China, Vietnam, Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Belum jelas berapa banyak tersangka pemimpin sindikat yang ditangkap.

Polisi menggerebek tersangka kejahatan siber lainnya di pelabuhan bebas, Clark di kota Mabalacat di provinsi Pampanga di utara Manila pada Mei, di mana ditangkap hampir 1.400 pekerja Filipina dan asing yang diduga telah dipaksa melakukan penipuan mata uang kripto, kata polisi.

Penipuan kejahatan dunia maya telah menjadi masalah besar di Asia dengan laporan bahwa orang-orang dari wilayah tersebut dan sekitarnya terpikat untuk mengambil pekerjaan di negara-negara seperti Myanmar dan Kamboja yang bermasalah.

Namun, banyak dari pekerja ini terjebak dalam perbudakan virtual dan dipaksa untuk ikut-serta dalam penipuan yang menarget orang-orang melalui Internet. [ps/lt]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru