Promosi Budaya dan Kopi Toraja di San Francisco, AS

- Pewarta

Senin, 8 Mei 2023 - 04:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Promosi Budaya Toraja di KJRI San Francisco, baru-baru ini dihadiri oleh warga AS dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan pelaku industri kopi di kawasan teluk San Francisco.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prasetyo Hadi, Konsul Jenderal RI di San Francisco, menjelaskan alasan dipilihnya Toraja dalam promosi wisata di kawasan ini.

“Toraja adalah salah satu wilayah atau kawasan dan bagian dari budaya Indonesia yang jarang sekali orang mengenalnya. Oleh karenanya, kami mencoba memperkenalkan Toraja tidak hanya dari sisi luar tapi bagaimana filosofinya, bagaimana tradisi yang dimiliki, bahkan makanannya,” ungkapnya.

Konsul Jenderal RI San Francisco, Prasetyo Hadi dan pengurus organisasi "Warisan Indonesia" (VOA/Made Yoni).

Konsul Jenderal RI San Francisco, Prasetyo Hadi dan pengurus organisasi “Warisan Indonesia” (LINGKARIN.COM/Made Yoni).

Pameran ini juga didukung oleh organisasi “Warisan Budaya”, yang menampilkan sejumlah kain Toraja.

“Kita membawa enam belas kain Toraja, kain tenun, memang ada yang sudah tua, terus ada juga yang baru. Jadi, kita memang ingin memperkenalkan bermacam tekstil Toraja kepada masyarakat terutama di San Francisco ini,” kata Suyin Prayitno.

Bagian penting dari acara promosi ini adalah pemaparan budaya oleh Antropolog AS yang lama meneliti budaya Toraja.

Kathleen Adams, profesor Emiritus dari Loyola University Chicago, dan staf kurator pada The Field Museum of Natural History di Chicago usai pemaparan pengetahuannya mengenai budaya Toraja, mengatakan ada hal lain yang membuatnya bangga, pasca kemajuan pesat ekonomi daerah ini.

Kathleen Adams, pakar budaya Toraja (VOA/Made Yoni).

Kathleen Adams, pakar budaya Toraja (LINGKARIN.COM/Made Yoni).

“Generasi muda sekarang sadar akan nilai dari apa yang berubah dengan cepat, yang pengetahuannya bisa sulit diperoleh kembali. Saya juga gembira menyaksikan ada generasi Toraja yang menjadi antropholog. Jadi, itulah yang terpenting. Mereka memimpin upaya dan mereka mencari sendiri solusi yang sesuai untuk budaya mereka,” ujar Kathleen Adams.

Promosi budaya Toraja juga memperkenalkan beberapa merek kopi Toraja kepada hadirin. Evan Gillman, Creative Director dari distributor kopi di AS, Royal Coffee, mengatakan peluang kopi Toraja di AS, baik.

Evan Gilman, distributor kopi perusahaan Royal Coffee (VOA/Made Yoni).

Evan Gilman, distributor kopi perusahaan Royal Coffee (LINGKARIN.COM/Made Yoni).

“Kopi Toraja sangat dicari-cari, bisa sulit memperolehnya bagi importir, tapi memiliki pangsa pasar besar karena namanya dikenal oleh banyak pencinta kopi,” ujar Evan Gillman.

Warga AS yang hadir di acara promosi Toraja mengaku belajar banyak mengenai budaya yang belum pernah mereka ketahui.

Jessica Santone, yang diundang pada acara ini, adalah asisten profesor pada Jurusan Seni dan Sejarah California East Bay University. Ia belum pernah ke Indonesia.

Jessica Santone, warga AS dan asisten profesor seni dan sejarah California East Bay University (VOA/Made Yoni).

Jessica Santone, warga AS dan asisten profesor seni dan sejarah California East Bay University (LINGKARIN.COM/Made Yoni).

“Saya membuat sampai empat halaman catatan mengenai semua hal menarik yang saya dengar. Saya belum pernah mengetahui ide rumah sebuah komunitas sebelumnya, dan ide bahwa rumah semacam menjadi simbol kepemilikan, sangat baru dan menarik bagi saya,” tukasnya.

Promosi budaya ini telah membuat Jessica tertarik untuk datang langsung ke Indonesia, seperti diharapkan Konsul Jendral Hadi, di mana Toraja akan menarik minat lebih banyak wisatawan pendidikan dan riset. Ia percaya, wisatawan mancanegara akan meningkatkan kualitas pariwisata dan membawa kemajuan bagi pelestarian budaya itu sendiri. [my/ka]

[ad_2]

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Berita Terbaru