Pudar, Harapan Temukan Penyintas Kapal Migran di Lepas Pantai Yunani

- Pewarta

Jumat, 16 Juni 2023 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tim penyelamat Yunani, Jumat (16/6) memindai Laut Ionia melalui udara dan kapal untuk mencari korban selamat dari tenggelamnya kapal migran, sementara harapan menemukan lebih banyak orang hidup dua hari setelah bencana itu, memudar.

Pada Rabu, kapal nelayan yang sesak dengan migran terbalik dan tenggelam, menewaskan sedikitnya 78 orang, di lepas pantai Peloponnese. Sekitar 104 orang telah ditemukan hidup.

Jumlah pasti orang di kapal tidak diketahui. Orang yang selamat mengatakan kepada dokter rumah sakit di Kalamata bahwa dia melihat 100 anak di palka kapal, lapor stasiun TV pemerintah Yunani, ERT.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan menemukan korban selamat memudar setiap menit setelah kapal tenggelam secara tragis. Tetapi pencarian harus dilanjutkan,” kata Stella Nanou, juru bicara badan PBB untuk urusan pengungsi, UNHCR, kepada kantor berita AFP.

Penjaga pantai Yunani mengatakan bahwa tim penyelamat menjelajahi laut sepanjang malam. Sebuah helikopter, fregat, dan tiga kapal menyapu perairan pada Jumat, kata juru bicara penjaga pantai kepada AFP.

Polisi pada Kamis menangkap sembilan warga Mesir atas dugaan penyelundupan manusia. Di antara mereka adalah kapten kapal yang membawa para migran. Mereka ditahan di pelabuhan Kalamata, tempat para penyintas dirawat, kata kantor berita Yunani ANA.

Yunani, Italia, dan Spanyol termasuk di antara titik pendaratan utama bagi puluhan ribu orang yang berusaha mencapai Eropa. Mereka melarikan diri dari konflik dan kemiskinan di Timur Tengah, Asia, dan Afrika. [ka/ab]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru