Saat Pandemi, Jumlah Pekerja di Rumah Lebih Muda dan Beragam

- Pewarta

Senin, 10 April 2023 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajian terbaru Biro Sensus Amerika yang dirilis pekan lalu memberi gambaran sangat menarik, bahwa presentase dari orang-orang yang bekerja dari rumah saat perebakan luas pandemi virus corona menjadi semakin muda, lebih beragam, memiliki pendidikan lebih baik dan lebih mungkin berpindah tempat.

Laporan Biro Sensus Amerika itu mengatakan dalam banyak hal, susunan demografis orang yang bekerja dari rumah pada tahun 2019–2021 menjadi lebih seperti pekerja yang pergi ke kantor. Jumlah orang yang bekerja dari rumah naik dari 5,7 persen pada tahun 2019, menjadi 17,9 persen pada tahun 2021; seiring pemberlakuan pembatasan sosial untuk mencegah perebakan COVID-19.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah mereka yang berusia 25-34 tahun dan bekerja dari rumah telah melonjak dari 16 persen pada tahun 2019, menjadi 23 persen pada tahun 2021. Kelompok industri yang mengalami lonjakan terbesar orang yang bekerja dari rumah adalah layanan informasi, pertambangan, layanan hiburan dan makanan, serta angkatan bersenjata.

Sementara jumlah pekerja yang bekerja darri rumah di kalangan warga Amerika Serikat keturunan Afrika naik dari 7,8 persen menjadi 9,5 persen. Angka yang kurang lebih sama tampak pada pekerja Asia yang mengalami kenaikan signifikan dari 5,7 persen menjadi 9,6 persen. Sementara untuk kelompok yang sama di kalangan pekerja keturunan Spanyol, jumlahnya tidak mengalami perubahan berarti.

Jumlah orang yang bekerja dari rumah dengan ijazah perguruan tinggi juga melonjak dari lebih separuh menjadi lebih dari dua pertiga. Kajian itu juga menunjukkan bahwa sepuluh tahun terakhir ini, orang-orang yang bekerja dari rumah lebih sering pindah kerja ke tempat lain.

Dua kelompok industri yang mengalami peningkatan jumlah orang yang bekerja dari rumah adalah yang bergerak di sektor informasi, yang naik pesat dari 10,4 persen menjadi 43 persen. Kenaikan juga terjadi di sektor keuangan, asuransi dan real-estat, dari 10,8 persen menjadi 38,4 persen. Layanan professional dan administratif juga naik dari 12,5 persen menjadi 36 persen. Peningkatan terkecil terjadi di sektor pertanian dan pertambangan, layanan makanan dan hiburan, serta angkatan bersenjata. [em/rs]

[ad_2]

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Berita Terbaru