SeaWorld Buka Taman Bebas Paus Pembunuh di UEA

- Pewarta

Sabtu, 17 Juni 2023 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Jaringan taman hiburan AS, SeaWorld, yang dalam beberapa tahun ini terperosok kontroversi atas perlakuannya terhadap paus pembunuh dan mamalia laut lainnya, telah membuka taman akuatik baru yang besar di Uni Emirat Arab. Ini yang pertama di luar Amerika Serikat.

Taman $1,2 miliar yang dikembangkan bersama perusahaan milik pemerintah UEA, Miral, ini menampilkan akuarium terbesar di dunia dan layar LED berbentuk silinder. Tidak ada paus pembunuh (orca) di sana, tetapi taman ini menampung hewan seperti lumba-lumba dan anjing laut, yang penangkaran dan pelatihannya untuk keuntungan dan hiburan juga sering dikritik sebagai tidak etis oleh kelompok-kelompok advokasi hak hewan.

Fasilitas baru, yang dibuka untuk pengunjung bulan lalu itu, memberi perusahaan yang berbasis di Orlando, Florida, ini pijakan di tujuan wisata internasional yang berkembang pesat dan kesempatan melanjutkan usaha memperbaiki citra setelah bertahun-tahun didera kritik terkait tuduhan melakukan kekejaman terhadap hewan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

SeaWorld dan Miral menolak beberapa permintaan wawancara dari kantor berita Associated Press (AP). Mereka juga tidak menjawab pertanyaan tertulis atau memberi wartawan AP akses ke taman tersebut.

Sorotan negatif terhadap SeaWorld mencapai puncaknya setelah rilis film dokumenter “Blackfish” pada tahun 2013. Film dokumenter tersebut berfokus pada kehidupan Tilikum, orca dengan bobot 6000 kilogram yang membunuh pelatih Dawn Brancheau setelah ia menyeretnya ke dalam kolam di SeaWorld Orlando pada tahun 2010. Film tersebut menyiratkan bahwa orca menjadi lebih agresif di penangkaran.

Film tersebut menyebabkan jumlah pengunjung anjlok di tiga taman SeaWorld di Amerika Serikat. SeaWorld Entertainment Inc. kemudian setuju membayar $65 juta untuk menyelesaikan gugatan di mana perusahaan tersebut dituduh menyesatkan investor terkait dampak film dokumenter tersebut pada keuntungannya.

Menghadapi kritik yang memuncak, SeaWorld menghentikan program penangkaran orca dan pertunjukan langsung yang menampilkan paus jenis itu pada tahun 2016. Pada tahun yang sama, SeaWorld mengumumkan rencana membangun taman tanpa orca di Abu Dhabi.

Materi promosi perusahaan itu mengatakan mereka berkomitmen untuk menyelamatkan dan merehabilitasi hewan-hewan di taman itu, dan staf dokter hewan penuh waktu memastikan mereka dirawat dengan baik. Tahun lalu, taman hiburan Orlando membuka fasilitas untuk merawat manate (sapi laut) di Florida yang mati kelaparan di habitat aslinya. Perusahaan mengatakan telah mengumpulkan $17 juta untuk mendukung ratusan proyek penelitian dan konservasi di seluruh dunia. [ab/ka]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru