Sekutu NATO di Eropa Timur Sebut Pasukan Wagner di Belarus Picu Masalah

- Pewarta

Rabu, 28 Juni 2023 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Negara-negara NATO di Eropa Timur pada Selasa (27/6) memperingatkan bahwa pemindahan pasukan tentara bayaran Rusia pimpinan Wagner ke Belarus akan menciptakan ketidakstabilan regional yang lebih besar. Namun, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan aliansi itu siap mempertahankan diri terhadap ancaman apa pun. 

“Jika Wagner menyebarkan pembunuh berantai di Belarus, semua negara tetangga menghadapi bahaya ketidakstabilan yang lebih besar,” kata Presiden Lituania Gitanas Nauseda setelah pertemuan di Den Haag dengan Stoltenberg dan para pemimpin pemerintah dari enam sekutu NATO lainnya. 

“Ini benar-benar serius dan sangat memprihatinkan, dan kami harus membuat keputusan yang sangat tegas. Ini membutuhkan jawaban yang sangat, sangat gamblang dari NATO,” tambah Presiden Polandia Andrzej Duda. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin tiba di Belarus pada Selasa (27/6) di bawah kesepakatan yang dinegosiasikan oleh Presiden Alexander Lukashenko. Kesepakatan tersebut membuat tentara bayaran itu mengakhiri pemberontakannya di Rusia pada Sabtu. 

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan para pasukan Wagner akan ditawari pilihan untuk pindah ke negara tersebut. 

Stoltenberg mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan apa artinya ini bagi sekutu NATO, dan menekankan peningkatan pertahanan sayap timur aliansi dalam beberapa tahun terakhir. 

“Kami telah mengirim pesan yang jelas ke Moskow dan Minsk bahwa NATO ada untuk melindungi setiap sekutu, setiap jengkal wilayah NATO,” kata Stoltenberg. 

“Kami telah meningkatkan kehadiran militer kami di bagian timur aliansi dan kami akan membuat keputusan lebih lanjut untuk semakin memperkuat pertahanan kolektif kami dengan pasukan yang lebih siap dan lebih banyak kemampuan di KTT mendatang,” tegasnya. 

Stoltenberg mengatakan pemberontakan itu menunjukkan bahwa “perang ilegal” Putin melawan Ukraina semakin memperdalam jurang perpecahan di Rusia. 

“Pada saat yang sama kita tidak boleh meremehkan Rusia. Jadi yang lebih penting adalah kita terus memberikan dukungan kepada Ukraina.” 

Duda berharap ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Wagner akan menjadi agenda pada pertemuan puncak 31 anggota NATO di Vilnius, Lituania, 11-12 Juli.[ah/rs] 
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB