Tahun 2024, Jerman akan Keluarkan Tambahan $1,4 Miliar untuk Penyintas Holokos

- Pewarta

Jumat, 16 Juni 2023 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Organisasi yang menangani klaim atas nama orang-orang Yahudi yang menderita di bawah Nazi, Kamis (15/6) mengatakan bahwa Jerman telah setuju untuk memberi tambahan $1,4 miliar secara keseluruhan untuk para penyintas Holokos di berbagai penjuru dunia pada tahun depan.

Kompensasi tersebut dinegosiasikan dengan Kementerian Keuangan Jerman dan mencakup $888,9 juta untuk menyediakan perawatan di rumah dan layanan dukungan bagi para penyintas Holokos yang lemah dan rentan.

Konferensi Klaim Material Yahudi Melawan Jerman yang berbasis di New York — sering disebut sebagai Konferensi Klaim – juga mengatakan, peningkatan $175 juta untuk pembayaran simbolis program Tambahan Dana Kesulitan telah tercapai, sehingga berdampak pada lebih dari 128.000 penyintas Holokos secara global.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap tahun negosiasi ini menjadi semakin penting karena generasi terakhir penyintas Holokos ini menua dan kebutuhan mereka meningkat,” kata Greg Schneider, wakil presiden eksekutif Konferensi Klaim.

Program Tambahan Dana Kesulitan awalnya ditetapkan sebagai pembayaran satu kali. Namun setelah dinegosiasikan selama lockdown COVID-19 akhirnya menghasilkan tiga pembayaran tambahan untuk penyintas Holocaust yang memenuhi syarat. Tahun ini, Jerman kembali setuju memperpanjang pembayaran itu — yang dijadwalkan berakhir pada Desember 2023 — hingga 2027.

Jumlah uang yang diterima para penyintas setiap tahun meningkat. Pada tahun 2024 sekitar $1.370; tahun 2025 $1.425, tahun 2026, $1.480; dan tahun 2027, $1.534.

Para penyintas yang menerima pembayaran sebagian besar adalah orang Yahudi Rusia yang tidak pernah ditempatkan di kamp atau ghetto, dan tidak memenuhi syarat untuk program pensiun, kata Konferensi Klaim.

“Dengan memperluas pembayaran kepada para penyintas ini, pemerintah Jerman mengakui bahwa penderitaan ini masih sangat dirasakan, baik secara emosional maupun finansial,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Dengan berakhirnya Perang Dunia II, hampir delapan dekade yang lalu, semua penyintas Holokos yang masih hidup adalah lanjut usia, dan banyak yang menderita berbagai masalah medis karena kekurangan nutrisi yang tepat ketika mereka masih muda. [ab/ka]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru