Taliban Tangkap Sejumlah Warga China karena Diduga Menyelundupkan Litium dari Afghanistan

- Pewarta

Senin, 23 Januari 2023 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pihak berwenang Taliban di Afghanistan telah menangkap lima orang, termasuk dua warga negara China, karena diduga mencoba menyelundupkan sekitar 1.000 ton batu yang mengandung litium ke luar negeri.

Penangkapan dan penyitaan batu-batu tersebut dilakukan di kota perbatasan di timur Afghanistan, Jalalabad.

Para warga negara China dan kolaborator mereka dari Afghanistan berencana untuk mengangkut “batu-batu berharga” tersebut secara ilegal ke China melalui Pakistan, kata para pejabat intelijen Taliban dalam sebuah komentar yang disiarkan oleh saluran-saluran televisi Afghanistan pada hari Minggu (22/1).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mohammad RasoolAqab, seorang pejabat senior di Kementerian Pertambangan dan Perminyakan Afghanistan, memperkirakan batu-batu tersebut “mengandung hingga 30 persen litium.”

Ia menambahkan bahwa batu-batu tersebut “secara diam-diam” diekstraksi dari Nuristan dan Kunar, dua dari sejumlah provinsi di Afghanistan yang berbatasan dengan Pakistan.

Taliban telah melarang ekstraksi dan penjualan litium sejak mereka merebut kembali kekuasaan di Afghanistan pada Agustus 2021 setelah semua pasukan AS dan NATO menarik diri dari negara itu.

Afghanistan dilaporkan memiliki mineral tanah yang langka senilai sekitar $1 triliun, termasuk deposit litium yang sangat besar, tetapi perang selama beberapa dekade telah menghambat pengembangan sektor pertambangan Afghanistan.

Litium adalah komponen penting dalam baterai yang dapat diisi ulang dan digunakan dalam teknologi bersih untuk mengatasi perubahan iklim, sehingga mendorong permintaan global untuk logam jenis tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. [vm/lt]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru