Terbesar ke Pasar SBN, Bank Indonesia Klaim Modal Asing Masuk Rp14,8 Triliun

- Pewarta

Kamis, 26 Januari 2023 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINGKARIN.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing masuk bersih sebesar Rp14,8 triliun pada periode 16-19 Januari 2023, yang mayoritas masuk ke pasar surat berharga negara (SBN).

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu 21 Januari 2023, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan modal asing masuk ke pasar SBN mencapai Rp14,49 triliun. Selain itu terdapat pula modal asing masuk ke pasar saham sebanyak Rp300 miliar.

Dengan demikian sejak 1-19 Januari 2023, tercatat aliran modal asing masuk bersih Rp36,33 triliun di pasar SBN, namun terdapat modal asing keluar bersih di pasar saham senilai Rp7,94 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk Biayai Sekolah Anaknya, Ternyata Kuat Maruf Mengaku Pernah Dibantu Brigadir J

Mulai Terbukti, Masalah yang Muncul Akibat Kedatangan TKA Asal China di Morowali Sulteng

Meski terdapat aliran modal asing yang masuk tersebut, nilai tukar rupiah dibuka sedikit melemah dari Rp15.100 per dolar AS pada penutupan Kamis 19 Januari 2023menjadi Rp15.120 per dolar AS pada pembukaan Jumat 20 Januari 2023.

Selain rupiah, indeks dolar AS (DXY) pun melemah ke level 102,06. Indeks dolar AS adalah indeks yang menunjukkan pergerakan dolar terhadap enam mata uang negara utama lainnya, yakni euro, yen Jepang, pound Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.

Sementara itu, imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun terlihat menurun tipis dari 6,63 persen ke level 6,62 persen.

Salah Satunya Coklat, Inilah 5 Jenis Makanan yang Bermanfaat untuk Redakan Stres

Cadangan Capai 680.000 Ton, Bulog: Stok Beras Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri

Meski menurun, level yield surat utang Indonesia masih cukup menarik dan jauh dari yield surat utang Amerika Serikat atau UST Treasury Note tenor 10 tahun yang berada di level 3,392 persen.

Di sisi lain, premi risiko investasi (credit default swap/CDS) Indonesia 5 tahun naik ke level 87,21 basis poin (bps) per 19 Januari 2023 dari 86,08 bps per 13 Januari 2023.***

Berita Terkait

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci
Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik
CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil
Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas
Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas
Keluar dari Bayang-Bayang Singapura, Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Besar Soal Importasi BBM
Lonjakan CSA Index Jadi Penanda Kuat Keyakinan Investor atas Fondasi Ekonomi RI
Jangan Hanya Bersandar kepada Kekuatan Ekonomi Eksternal, Danantara Hadir di Waktu yang s Tepat

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:47 WIB

Pajak Bangunan Jadi Andalan PAD, Digitalisasi Jadi Penentu Kunci

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Galeri Foto Pers Efektif Tingkatkan Kredibilitas Dan Kepercayaan Publik

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:14 WIB

CSA Index Agustus 2025 Jadi Bukti Kepercayaan Pasar yang Kembali Stabil

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Hillcon Equity Divestasi Premium, Porsi Kepemilikan Tetap Kuasai Mayoritas

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Diplomasi Tarif RI-AS: Dari Penurunan 19 Persen ke Peluang Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:08 WIB