Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)
LINGKARIN.COM – BI kaget. Masyarakat prihatin. Bukan prihatin karena BI kaget. Tetapi prihatin karena BI terkesan amatir, dan tidak profesional.
BI terkesan tidak kompeten, mengeluarkan kebijakan terkait Devisa Hasil Ekspor yang nampaknya tidak ada dasar sama sekali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jelang Pemilu 2024, DPR Bilang Begini Soal Masa Jabatan Kades 9 Tahun dengan Politik Nasional Hasil Survei Algoritma, Sebanyak 35,2 persen Responden Sebut Dukung Jokowi pada Pemilu 2024
BI terkesan mau menghindar dari tanggung jawab atas kebijakan moneternya yang tidak efektif, dengan mencari alasan mengada-ada.
BI mempertanyakan, kenapa dolar AS seakan-akan langka sehingga membuat kurs rupiah tertekan, padahal hasil ekspor 2022 sangat tinggi.
Baca konten lebih lanjut di sini: Memprihatinkan, Kompetensi Bank Indonesia Terkesan Seperti Amatir dan Tak Profesional
Hadapi Pemilu 2024, PPP Dapat Dukungan dari Himpunan Alumni Miftahul Huda Tahun Baru Imlek 2023, Sebanyak 138.896 Kendaraan Tinggalkan Wilayah Jabotabek
Artikel ini dikutip dari media online Businesstoday.id, salah satu portal berita nasional terbaik di Indonesia. Terima kasih. ***










