Thailand Belum Keluarkan Izin bagi Pengungsi Myanmar ke AS

- Pewarta

Selasa, 24 Januari 2023 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Amerika sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah Thailand untuk mengizinkan pengungsi Myanmar yang terjebak di Thailand pergi ke Amerika.

Dalam wawancara dengan LINGKARIN.COM Kamis lalu, penasihat Departemen Luar Negeri Derek Chollet mengatakan, “Thailand selama bertahun-tahun telah menjadi mitra yang sangat dekat dengan kita dalam isu pengungsi. Kami terus membicarakan isu tersebut. Pada kunjungan saya ke Thailand dalam setahun terakhir, itu menjadi perhatian utama.”

Menurut beberapa organisasi nonpemerintah yang terlibat kasus ini, hampir 500 pengungsi disetujui dan menunggu dimukimkan di Amerika. Tetapi, mereka terjebak di Mae Sot, kota di daerah perbatasan Thailand-Myanmar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama lebih dari setahun ini, pemerintah Thailand belum mengeluarkan izin, yang memungkinkan mereka meninggalkan Thailand. Kemudian, 600 pengungsi di daerah lain telah disetujui untuk dimukimkan di negara ketiga, tetapi juga belum diizinkan keluar dari Thailand.

“Thailand telah terlalu lama menghalangi kepergian begitu banyak pengungsi Myanmar,” kata Phil Robertson, wakil direktur Human Rights Watch Divisi Asia, dalam email ke LINGKARIN.COM. Dia menambahkan, “Sudah waktunya blokade ini diakhiri.”

Kementerian luar negeri Thailand belum menanggapi pertanyaan yang diajukan LINGKARIN.COM melalui email tentang penundaan penerbitan izin.

Menurut LSM yang membantu pengungsi, lebih dari 20.000 orang telah melarikan diri ke Thailand di tengah ketakutan akan penganiayaan politik sejak kudeta di Myanmar pada Februari 2021 yang menggulingkan pemerintah yang terpilih secara demokratis. Sekitar setengah dari mereka, 11.000, telah menghubungi Badan PBB untuk urusan pengungsi, UNHCR. [ka/lt]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB