Von der Leyen Paparkan Rencana Masukkan Ukraina, Moldova ke Uni Eropa

- Pewarta

Selasa, 4 Juli 2023 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada hari Senin (3/7) mengatakan kepemimpinan Spanyol di Dewan itu terjadi pada “momen menentukan” bagi masa depan persatuan dan keamanan Eropa.

Berbicara di Madrid, Von der Leyen mengatakan bahwa blok itu harus memandang empat tahun ke depan dan membayangkan seperti apa seharusnya blok itu nanti.

“Bisakah kita bayangkan seperti apa Uni Eropa tanpa Ukraina, tanpa Moldova, tanpa negara-negara Balkan Barat? Apakah Eropa bagian itu berada di bawah pengaruh Rusia atau Tiongkok? Tidak mungkin,” kata Von der Leyen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Arah perjalanan ini sudah jelas,” kata Von der Leyen sebelum menambahkan bahwa UE harus memastikan negara-negara itu bergabung dengan bloknya.

Dukungan yang tak putus bagi Ukraina dalam menghadapi Rusia menjadi salah satu agenda utama pertemuan tersebut, sekaligus menjadi prioritas kepresidenan Spanyol di dewan itu.

“Kita harus meningkatkan dukungan kita bagi Ukraina. Sudah hampir 500 hari sejak invasi Rusia yang brutal dilakukan,” kata von der Leyen, memuji perlawanan bangsa Ukraina yang mengesankan.

Von der Leyen berbicara di samping Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez setelah pertemuan para komisioner UE dan pemerintah Spanyol untuk mengulas rencana Spanyol selama enam bulan kepresidenannya di Dewan UE, yang dimulai Sabtu (1/7) lalu. [rd/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru