Wartawan Hong Kong Menang Upaya Banding untuk Batalkan Hukumannya

- Pewarta

Senin, 5 Juni 2023 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Seorang wartawan Hong Kong hari Senin menang dalam upaya banding untuk membatalkan hukumannya terkait dengan pekerjaannya membuat dokumenter investigasi. Ini adalah putusan pengadilan yang langka yang menegakkan kebebasan media di Hong Kong.

Bao Choy dinyatakan bersalah pada April 2021 karena menipu pemerintah dengan mendapatkan catatan kepemilikan kendaraan untuk tujuan jurnalistik, setelah ia menyatakan dalam aplikasi daringnya bahwa ia akan menggunakan informasi itu untuk “masalah terkait lalu lintas dan transportasi.”

Tetapi pengadilan tertinggi kota itu dengan suara bulat memutuskan untuk mendukung Choy dalam putusan tertulis mereka.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Choy mengatakan kepada wartawan di luar gedung pengadilan bahwa putusan itu telah menunjukkan pentingnya kebebasan media dan kebebasan berbicara yang dilindungi secara konstitusional di kota itu.

Choy mengatakan, “Selama beberapa tahun terakhir, kita mungkin mendapati banyak hal telah hilang secara diam-diam. Tetapi saya yakin, keyakinan di dalam hati kita tidak dapat diambil dengan mudah. Tak peduli apakah saya menang atau kalah hari in, kegigihan selama beberapa tahun terakhir sudah menjadi hal yang bermakna.”

Wartawan investigasi ini telah berusaha melacak pelaku serangan massa terhadap demonstran dan penumpang di dalam sebuah stasiun kereta sewaktu berlangsung protes antipemerintah besar-besaran pada tahun 2019 untuk film dokumenternya.

Ketika itu, Choy didenda $765 untuk dua dakwaan membuat pernyataan palsu, putusan yang memicu kemarahan di kalangan wartawan setempat terkait menyusutnya kebebasan media di kota itu dan yang oleh Choy sendiri disebut sebagai “hari sangat kelam” bagi wartawan Hong Kong.

Kisah yang diproduksi bersama oleh Choy, berjudul 7.21 Who Owns the Truth, meraih penghargaan untuk dokumenter berbahasa Mandarin pada ajang Penghargaan Pers HAM tahun 2021. [uh/ab]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru