WFP: Jutaan Orang di Tanduk Afrika Terperangkap dalam Krisis Kelaparan

- Pewarta

Selasa, 27 Juni 2023 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Badan-badan terkemuka Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa jutaan lagi warga di Tanduk Afrika terjebak dalam kelaparan darurat dan krisis kesehatan akibat berbagai bencana , termasuk perubahan iklim dan konflik.

Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan bahwa tujuh negara di kawasan Afrika Timur—Djibouti, Ethiopia, Kenya, Somalia, Sudan Selatan, Sudan, dan Uganda—mengalami tingkat kerawanan pangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

WFP mengatakan bahwa hampir 60 juta orang tidak mendapatkan cukup makanan untuk tetap aktif dan sehat, memaksa keluarga menjual ternak mereka dan terlibat dalam strategi penanggulangan negatif seperti prostitusi untuk bertahan hidup.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika kami tidak mendapatkan dana yang diperlukan, orang-orang di Fase 4 dan Fase 5 berisiko meninggal. Dan itulah yang kami khawatirkan,” kata Dominique Ferretti, petugas darurat senior di biro regional WFP di Nairobi, Kenya.

Menurut skala Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) PBB untuk kerawanan pangan akut, orang-orang di Fase 4 menghadapi kekurangan pangan yang ekstrem dan risiko kematian terkait kelaparan. Orang-orang di Fase 5 kelaparan dan telah mencapai tahap bencana kelaparan.

Ferretti mengatakan 40.350 orang berada di Fase 5 di Somalia, dan 43.000 di Fase 5 di Sudan Selatan.

Ia mencatat bahwa situasi kemanusiaan yang sangat parah di Tanduk Afrika tidak disebabkan oleh satu pun keadaan darurat. [my/jm]
[ad_2]

Berita Terkait

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif
Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump
Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok
Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas
Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs
Kerja Sama BNSP dan KBRI di Tokyo: Indonesia dan Jepang Optimalisasi Tenaga Kerja
Hong Kong Kurangi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu
Reuters akan Gugat Turki atas Larangan terhadap Artikel Mereka

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 07:26 WIB

Melalui Penyelesaian Sengketa WTO, Tiongkok Ajukan Gugatan Terhadap Amerika Serikat Masalah Tarif

Selasa, 21 Januari 2025 - 11:12 WIB

Bukan Konfrontasi, Tiongkok Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump

Senin, 20 Januari 2025 - 11:17 WIB

Tak Tersedia Lagi di App Store dan Google Play Store di AS, Penguman Resmi Aplikasi Asal Tiongkok Tiktok

Senin, 20 Januari 2025 - 10:23 WIB

Menlu RI Sugiono Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:44 WIB

Proyeksi Pertumbuhan Perekonomian Tiongkok pada 2024 dan 2025 Meningkat, Kata Goldman Sachs

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB