Yang Tersisa dari Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia | LINGKARIN

- Pewarta

Jumat, 12 Mei 2023 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Aktifitas proyek di Stadion Manahan Solo awal pekan ini tampak lengang. Alat berat berupa mesin perbaikan jalan dan mesin penjahit rumput lapangan hingga pekerja tak lagi sibuk seperti beberapa bulan sebelumnya. Bulan Mei ini sedianya menjadi batas waktu akhir penyelesaian proyek Stadion Manahan, salah satu dari enam venue Piala Dunia U-20. Namun pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah acara bergengsi itu membuat seluruh proyek pembangunan dan penyelesaian akhir lokasi-lokasi pertandingan dihentikan total.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah telah merogoh APBN sekitar Rp 1,4 Triliun untuk seluruh kebutuhan Piala Dunia U-20, termasuk infrastruktur.

Ditemui LINGKARIN.COM di Sukoharjo, hari Senin (8/5), Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengatakan bahwa meskipun Piala Dunia U-20 batal, seluruh aset venue yang tidak jadi dipakai masih akan tetap dipertahankan dan dimanfaatkan.

“Aset venue Piala Dunia U-20 tetap kita manfaatkan dong, kan aset untuk perkembangan dunia sepak bola selalu terpakai dan dioptimalkan dan bagus untuk dunia sepak bola ke depannya,” jelas Dito.

Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 11 Oktober 2018. (Foto: AFP/Arief Bagus)

Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 11 Oktober 2018. (Foto: AFP/Arief Bagus)

Ada enam venue stadion di Indonesia yang kini berkelas dunia dan mengikuti standar FIFA, yaitu: Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan pemerintah kota sudah memiliki sejumlah rencana pemakaian stadion Manahan pasca pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Namun ia masih menunggu penyerahan aset stadion itu pasca diperbaiki pemerintah pusat.

Acara Pengganti

Pemerintah kini sedang melobi tim nasional di berbagai negara untuk melakukan uji coba tanding di stadion yang batal dipakai Piala Dunia U-20. Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo mengatakan laga tersebut akan menjadi pengobat kekecewaan batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia. Menurut Dito, venue stadion Piala Dunia U-20 yang tidak jadi dipakai akan menjadi prioritas pertandingan alternatif tersebut.

“Intinya kan stadion kan sudah diperbaiki. Sudah standar FIFA. Kita siapkan event olahraga pengganti, mengobati rasa kecewa para masyarakat pecinta sepakbola, kita juga sudah video call Ketua Umum PSSI pak Erick Tohir, komitmen menarik laga internasional. Untuk negara yang mana, tunggu saja info resminya ya,” ujar Dito.

Beberapa sumber yang tidak ingin disebut namanya mengatakan tim nasional yang tertarik bertanding di Indonesia adalah Palestina. Timnas Palestina akan berlaga melawan timnas merah putih di stadion Gelora Bung Tomo, Jawa Timur, Juni mendatang.

Tim nasional Argentina juga dilaporkan akan melawan tim nasional Indonesia, tetapi belum ada kepastian soal waktu dan lokasi. Kedua tim itu ada dalam daftar FIFA Hari pertandingan Juni ini.

Gibran Rakabuming Raka juga mengabarkan Stadion Manahan akan dipakai untuk laga Persis Solo melawan salah satu klub di Liga 1 Korea Selatan. Namun ia masih merahasiakan nama klub sepakbola tersebut.

“Yang sudah konfirmasi bisa untuk uji tanding lawan Persis Solo baru klub Korea K League. Satu klub lain (Eropa) masih tahap negosiasi. Baru tim dari Korea League 1 yang memperbaiki,” ujar putra sulung Presiden Jokowi itu.

Tidak hanya acara sepak bola, Stadion Manahan juga siap menjadi lokasi konser musik kelas dunia.

Lintasan lari di Stadion Gelora Bung Tomo, salah satu venue yang disiapkan untuk menjadi tuan rumah FIFA U-20 World Cup, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 30 Maret 2023. (AP/Trisnadi)

Lintasan lari di Stadion Gelora Bung Tomo, salah satu venue yang disiapkan untuk menjadi tuan rumah FIFA U-20 World Cup, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 30 Maret 2023. (AP/Trisnadi)

Organisasi sepak bola dunia, FIFA, hingga kini masih menggunakan lagu tema Piala Dunia U-20 karya anak bangsa Indonesia.

“Ya itu dari FIFA itu tetap menghargai peran dan posisi Indonesia, ini simbol masih memakai karya dari kita itu salah satu keuntungan kita, Indonesia,” ujar Dito.

Di akun Instagram FIFA World Cup, FIFA mengumumkan lagu berjudul Glorious masih menjadi soundtrack Piala Dunia U-20 2023. Lagu itu dibawakan Lyodra, Tiara Andini, dan grup Weird Genius asal Indonesia.

“Glorious” (Lagu Resmi FIFA U-20 World Cup Argentina 2023™)… Keluar 12 Mei!,” tulis akun medsos FIFA. [ys/em]

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Arahnews.com, semoga bermanfaat.
[ad_2]

Berita Terkait

Petenis Muda Indonesia Lucky Candra Lolos Babak Utama M-25 dalam Waktu Singkat
PROPAMI CUP VI 2025 Tutup dengan Duel Sengit di Final
Di Pinggir Lapangan Usai Indonesia Kalahkan Bahrain, Ini Momen Presiden Prabowo Nyanyikan Tanah Airku
Saksikan Aksi Para Bintang Bulu Tangkis Dunia di BDMNTN-XL Jakarta, Tiket Early Bird Sudah Dijual!
Dari Penjara Iran ke Kursi VIP di Wimbledon, Berkat Andy Murray | LINGKARIN
Bentrok dengan Indonesia saat SEA Games, Presiden Federasi Sepak Bola Thailand Mundur | LINGKARIN
Tiket FIBA World Cup 2023 Lebih Terjangkau, Harga Mulai 100 Ribu Rupiah
Messi Curhat Kesulitan Beradaptasi di PSG | LINGKARIN

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 11:50 WIB

Petenis Muda Indonesia Lucky Candra Lolos Babak Utama M-25 dalam Waktu Singkat

Minggu, 20 Juli 2025 - 12:07 WIB

PROPAMI CUP VI 2025 Tutup dengan Duel Sengit di Final

Rabu, 26 Maret 2025 - 13:50 WIB

Di Pinggir Lapangan Usai Indonesia Kalahkan Bahrain, Ini Momen Presiden Prabowo Nyanyikan Tanah Airku

Jumat, 6 September 2024 - 20:13 WIB

Saksikan Aksi Para Bintang Bulu Tangkis Dunia di BDMNTN-XL Jakarta, Tiket Early Bird Sudah Dijual!

Rabu, 5 Juli 2023 - 10:28 WIB

Dari Penjara Iran ke Kursi VIP di Wimbledon, Berkat Andy Murray | LINGKARIN

Berita Terbaru